Tanah Datar, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), mendorong penguatan kolaborasi dengan insan pers untuk menjaga kualitas informasi publik di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Sinergi pemerintah daerah dan media dinilai penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, terverifikasi, dan tidak menyesatkan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanah Datar, Dedi Tri Widono, mengatakan pemerintah daerah terbuka untuk berkolaborasi dan membangun komunikasi dengan insan pers. Ia berharap Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dapat berperan dalam membina perusahaan media dan wartawan agar tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik.
Hal tersebut disampaikan Dedi saat mewakili Bupati Tanah Datar dalam pelantikan Pengurus SMSI Kabupaten Tanah Datar periode 2026–2031 di Gedung Dekranasda Tanah Datar, Kamis (5/11/2026).
Menurut Dedi, perkembangan AI dan media sosial memungkinkan manipulasi konten tulisan, suara, hingga video. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi insan pers untuk semakin mengutamakan ketepatan dan verifikasi sebelum menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Kecepatan jangan sampai mengalahkan kebenaran. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus akurat, tidak setengah-setengah, dan melalui proses pemeriksaan fakta,” tegas Dedi.
Pemerintah daerah berharap media dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional sehingga turut mencegah kebingungan masyarakat akibat beredarnya informasi yang tidak terverifikasi.
Sementara itu, Ketua SMSI Kabupaten Tanah Datar, Mustafa Akmal, menyatakan, kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi periode 2026–2031 merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
“Kepercayaan yang telah diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Mustafa.
Ketua SMSI Provinsi Sumatra Barat, Zulnadi, menekankan pentingnya tata kelola perusahaan pers yang sehat dan mandiri secara ekonomi. Menurutnya, kemandirian finansial menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga independensi pemberitaan.
“Perusahaan media harus dibangun dengan manajemen yang sehat dan ekonomi yang kuat agar dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dan independen,” ujar Zulnadi.
Ia juga mengingatkan perusahaan pers agar tidak bergantung pada sumber pendanaan yang berpotensi mengintervensi kebebasan pers serta senantiasa mengedepankan verifikasi sebelum berita dipublikasikan.
Ketua Pelaksana, Maizetrimal, mengatakan, pelantikan pengurus SMSI Tanah Datar periode 2026–2031 mengusung tema “Mengukuhkan Keberagaman dalam Kebersamaan”. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, profesionalisme, independensi, dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik. (Ari/Et)