Lumajang, InfoPublik – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang mendorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Untuk menghasilkan konten media sosial yang kreatif, informatif, dan akurat.
Upaya tersebut dilakukan melalui Workshop “KIM Cerdas Digital: Optimalkan AI untuk Konten Media Sosial yang Kreatif dan Informatif” di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur (Jatim), Rabu (4/11/2026).
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kabupaten Lumajang, Joko Sri Mardiyanto, menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan anggota KIM untuk mengembangkan ide, menyusun narasi, dan membuat materi publikasi yang lebih menarik serta efisien.
Namun, ia menegaskan bahwa penggunaan teknologi tersebut harus tetap mengedepankan kreativitas, ketelitian, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“AI bisa membantu mempercepat proses pembuatan konten. Tetapi, kreativitas, ketelitian, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi tetap berada di tangan kita. Jangan sampai kontennya menarik, tetapi informasinya tidak benar,” ujarnya.
Joko juga mengajak anggota KIM lebih aktif mengangkat berbagai potensi desa melalui konten digital, mulai dari kegiatan masyarakat, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), budaya, pariwisata, hingga kearifan lokal.
Menurutnya, setiap desa memiliki cerita dan potensi yang dapat dikembangkan menjadi materi publikasi untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
“Setiap desa punya cerita dan potensi yang menarik untuk diketahui banyak orang. KIM harus mampu mengangkat cerita itu menjadi konten yang informatif dan inspiratif. Jangan sampai potensi desa sendiri justru tidak terdokumentasikan dan tidak dikenal masyarakat luas,” pesan Joko.
Ia menambahkan bahwa kemampuan memanfaatkan AI harus diimbangi dengan literasi digital, terutama dalam memeriksa kebenaran informasi sebelum dipublikasikan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) V Jember, Dicky Suhartono, menekankan pentingnya penguatan kapasitas KIM sebagai penghubung informasi masyarakat sekaligus sarana untuk memperkenalkan perkembangan dan potensi daerah.
“Teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat karya dan kreativitas. KIM memiliki banyak cerita baik dari desa yang layak diketahui masyarakat. Dengan pengelolaan konten yang tepat, informasi tersebut bisa disampaikan lebih menarik dan menjangkau lebih banyak orang,” ungkapnya.
Pemanfaatan AI dinilai dapat membantu KIM mengembangkan beragam format publikasi, mulai dari tulisan, desain visual, hingga materi video untuk media sosial.
Meski demikian, setiap konten yang dihasilkan dengan bantuan AI tetap perlu disunting dan diverifikasi untuk memastikan akurasi serta kesesuaiannya dengan kebutuhan masyarakat.
Selain akurasi informasi, anggota KIM juga didorong memahami etika digital, hak cipta, dan perlindungan data pribadi agar penggunaan teknologi tetap bertanggung jawab.
Melalui workshop tersebut, Diskominfo Kabupaten Lumajang berharap KIM semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu memanfaatkan AI untuk memperkenalkan potensi desa secara kreatif.
Kolaborasi antara KIM, Media Center, dan Diskominfo juga diharapkan memperkuat ekosistem informasi lokal yang edukatif, memberdayakan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/An-m)