Langgur, InfoPublik — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara menekankan pentingnya pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan nilai spiritual untuk menyiapkan generasi muda berintegritas serta memiliki kepedulian sosial.
Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Kace Rahajaan, pada Konser Orkestra peringatan 77 tahun Seminari Santo Yudas Thadeus Langgur di Gedung Catholic Centre Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Jumat malam (30/10/2026).
Menurut Thaher, seminari memiliki peran penting dalam pendidikan dan pembentukan sumber daya manusia di Kepulauan Kei maupun Maluku. Selama 77 tahun, lembaga tersebut telah membina generasi yang mengabdi bagi gereja, masyarakat, dan daerah.
“Dari sini lahir imam, pemimpin, guru, dan insan yang berkarya. Dibentuk dalam doa, disiplin, ilmu, dan pelayanan,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Kace.
Thaher menilai perjalanan seminari menunjukkan bahwa pendidikan perlu membangun integritas serta kepekaan sosial dan spiritual, selain mengembangkan kemampuan akademik.
Kepada para seminaris, ia berpesan agar tekun menuntut ilmu, setia dalam doa, dan memperkuat karakter sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
“Daerah ini membutuhkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan berhati melayani,” pesannya.
Dalam sambutannya, Thaher juga mengaitkan harmoni musik dengan nilai Larvul Ngabal dan semangat Ain Ni Ain yang menjadi landasan persaudaraan masyarakat Kei. Nilai tersebut perlu diwujudkan melalui penghormatan terhadap perbedaan dan kepedulian kepada sesama.
“Perbedaan agama di Maluku Tenggara bukan perpecahan. Ini kekayaan yang saling menguatkan. Kehadiran kita yang beragam malam ini menjadi bukti bahwa persaudaraan itu hidup,” tegasnya melalui sambutan tersebut.
Ia turut menyoroti nyanyian Gregorian sebagai kekayaan tradisi Gereja yang menghadirkan suasana tenang dan khusyuk.
“Tanpa hentakan riuh. Tenang, murni, khusyuk. Seperti doa yang dilagukan,” ungkapnya.
Menurut Thaher, konser juga dapat menjadi ruang refleksi dan penyampaian pesan spiritual. Pada kesempatan itu, Pemkab Maluku Tenggara menegaskan dukungannya terhadap pengembangan pendidikan, pelestarian kebudayaan, dan penguatan kerukunan antarumat beragama.
(MC.Maluku Tenggara/Adolof Labetubun)