Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan untuk memastikan penyelenggaraan pelayanan pemenuhan gizi berjalan sesuai standar. Aspek yang menjadi perhatian meliputi higiene dan sanitasi, keamanan pangan, serta mutu pengelolaan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, tim Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melakukan peninjauan langsung terhadap sarana dan prasarana SPPG, proses pengolahan makanan, penerapan sanitasi lingkungan, serta pelaksanaan standar operasional dalam penyelenggaraan pelayanan.
Selain melakukan pemeriksaan, tim juga mengevaluasi sejumlah aspek teknis untuk mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu ditingkatkan. Evaluasi ini dilakukan guna mendukung terselenggaranya pelayanan pemenuhan gizi yang aman, sehat, dan berkualitas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, mengatakan monitoring dan evaluasi merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas layanan pemenuhan gizi di setiap SPPG.
“Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Dinas Kesehatan dalam memastikan setiap SPPG menerapkan standar higiene sanitasi dan keamanan pangan, sehingga makanan yang disajikan benar-benar aman, bergizi, dan berkualitas bagi masyarakat,” ujar Wahyudi.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh berharap seluruh SPPG dapat terus meningkatkan mutu pelayanan dan konsisten menerapkan standar kesehatan lingkungan serta gizi. Upaya ini diharapkan dapat mendukung terselenggaranya pelayanan pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.