Kasongan, InfoPublik - Para lanjut usia (lansia) dibekali keterampilan mengenali hoaks dan berita palsu agar lebih aman dan bijak menggunakan media digital.
Edukasi ini diberikan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan melalui Sosialisasi Literasi Digital bagi Lansia bertema “Mengenal Hoaks dan Berita Palsu” di Gereja Batang Asi Kereng Humbang, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Diahkomalasari Dharmawansyah, yang hadir mewakili Kepala Diskominfostandi sekaligus selaku Ketua Pelaksana kegiatan.
Materi disampaikan oleh Pranata Humas Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Elfrina Dayati Rampai. Dalam sosialisasi tersebut, peserta diperkenalkan pada ciri-ciri informasi palsu dan langkah sederhana untuk memeriksa kebenaran berita sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.
Para peserta diajak membiasakan diri memeriksa sumber informasi, membaca berita secara utuh, membandingkan informasi dengan sumber tepercaya, serta tidak terburu-buru meneruskan pesan yang belum terverifikasi.
Keterampilan ini penting karena media digital semakin banyak digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga, memperoleh informasi, dan mengikuti perkembangan peristiwa. Dengan pemahaman yang memadai, lansia diharapkan dapat mengurangi risiko terpengaruh informasi menyesatkan sekaligus menghindari penyebaran hoaks kepada orang lain.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi Diskominfostandi Kabupaten Katingan, SAHABAT LANSIA DIGITAL (SALUD) – Sarana Pendampingan Digital untuk Lansia Berdaya. Program tersebut dirancang sebagai bentuk pendampingan literasi digital bagi lansia agar mereka semakin mandiri, berdaya, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Melalui SALUD, Diskominfostandi tidak hanya mendorong lansia mengenali informasi palsu, tetapi juga membangun kesadaran untuk menjaga keamanan informasi pribadi serta berpikir kritis sebelum menerima dan menyebarkan informasi.
Dengan bekal tersebut, lansia diharapkan semakin percaya diri memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan sehari-hari dan memperoleh manfaat positif dari perkembangan informasi. Edukasi ini sekaligus menjadi upaya memperluas jangkauan literasi digital agar lansia turut berperan dalam mewujudkan ruang digital yang aman, sehat, dan bertanggung jawab.
Melalui inovasi SALUD, Diskominfostandi Kabupaten Katingan terus mendorong pendampingan digital yang sesuai dengan kebutuhan lansia, sehingga mereka dapat mengikuti perkembangan teknologi tanpa tertinggal dalam mengakses informasi. (MCKabKatingan/dhe)