Jakarta, InfoPublik — Komitmen menjaga kelestarian alam ditunjukkan oleh Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) melalui aksi nyata penanaman 200 pohon di kawasan Gunung Pancar.
Kegiatan yang digelar di Tanjakan Abah Donny itu melibatkan Pengurus Pusat ALTI bersama komunitas lari trail. Sebanyak 100 pohon damar dan 100 pohon kopi ditanam di sepanjang jalur yang kerap digunakan untuk latihan dan kompetisi trail run.
Mengusung semangat “Kita jaga alam, alam jaga kita”, para peserta tak hanya menyusuri lintasan menantang, tetapi juga membawa bibit pohon untuk ditanam di titik-titik yang telah ditentukan. Meski diguyur hujan, antusiasme peserta tetap terjaga.
Tuan rumah kegiatan, Abah Donny yang juga menjabat Sekretaris Umum PP ALTI, menegaskan bahwa keberlanjutan olahraga lari trail sangat bergantung pada kelestarian alam sebagai arena utama aktivitas.
Sebagaimana siaran persnya yang diterima InfoPublik, Kamis (4/2/2026).Abah Dony mengatakan bahwa aksi tanam pohon ini menjadi bentuk tanggung jawab moral komunitas trail terhadap lingkungan. Jalur yang terawat dan lestari bukan hanya mendukung kualitas kompetisi, tetapi juga menjaga ekosistem hutan tetap seimbang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus PP ALTI lainnya, di antaranya Kabid Komunikasi Tirto Prima Putra, Wakabid Komunikasi Laila Indriyanti Fitria, serta Wakabid Organisasi Vivi Rahmawati.
Selain aksi konservasi, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan dengan berbagai komunitas trail run. PP ALTI memandang kegiatan fun trail dan kompetisi sebagai sarana strategis untuk menjaring atlet potensial sekaligus membangun budaya olahraga yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Melalui kolaborasi lintas komunitas dan pendekatan berbasis ekologi, ALTI ingin memastikan setiap kegiatan lari trail berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Langkah ini menegaskan bahwa olahraga bukan hanya soal kecepatan dan ketahanan, tetapi juga tentang menjaga ruang hidup yang menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap langkah pelari.
-