Sambas, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara. Upaya tersebut ditunjukkan Bupati Sambas, Satono, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sambas Yunisa dalam kegiatan sosialisasi Breast Cancer Awareness 2026 di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sambas, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenali gejala kanker payudara, melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara berkala, serta memanfaatkan pemeriksaan medis guna mendeteksi kemungkinan kelainan sejak dini.
Kanker payudara menjadi salah satu masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian serius. Kurangnya pengetahuan dan rasa takut untuk menjalani pemeriksaan dapat menyebabkan keterlambatan penanganan. Karena itu, edukasi dan kemudahan akses terhadap layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kepedulian masyarakat.
Sosialisasi tersebut juga mendekatkan informasi dan layanan kesehatan kepada masyarakat melalui kolaborasi RSUD Pemangkat dan TP PKK Kabupaten Sambas.
Bupati Sambas Satono menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah kepada masyarakat, terutama mereka yang sedang berjuang menghadapi kanker.
“Hadirnya kita hari ini adalah untuk memberikan support kepada masyarakat kita, peduli kepada masyarakat yang sedang mengalami penyakit,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghadirkan dukungan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan dan pelayanan kesehatan.
“Saya harap agenda kegiatan ini bukan hanya agenda seremoni, tapi bagaimana kita hadir di tengah masyarakat kita yang sedang berjuang,” katanya.
Satono juga berharap kehadiran dokter spesialis dapat membantu masyarakat memperoleh informasi dan solusi atas kendala yang dihadapi dalam mengakses layanan kesehatan, terutama warga kurang mampu.
“Mudahan dengan hadirnya dokter spesialis, saya berharap betul bisa membantu kesulitan yang dialami, perjuangan yang telah dijalankan oleh masyarakat kita, terutama yang tidak mampu yang tidak tahu harus mengadu ke mana,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Satono meminta agar informasi mengenai ketersediaan layanan dan tenaga medis untuk penanganan kanker di Kabupaten Sambas disebarluaskan. Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui pilihan layanan kesehatan yang tersedia dan tidak menunda pemeriksaan akibat keterbatasan informasi.
“Saya minta, ini perlu disebarluaskan bahwasanya di rumah sakit di Kabupaten Sambas ini ada tersedia dokter untuk menangani kanker,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Rachmad Robbi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sambas, jajaran pimpinan perangkat daerah, serta kader TP PKK Kabupaten Sambas. (MC Kab. Sambas/A D)