Langgur, InfoPublik - Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, mengajak masyarakat tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan. Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk mendeteksi gangguan kesehatan lebih dini sehingga dapat mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius.
Pesan tersebut disampaikan Thaher saat membuka Kampanye dan Pergerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat (Germas), Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta pemeriksaan dokter spesialis anak dan dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) di Ohoi Dunwahan, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Selasa (1/9/2026).
Menurut Thaher, keberadaan puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), serta tenaga medis perlu dimanfaatkan masyarakat untuk berkonsultasi dan memeriksakan kondisi kesehatan secara berkala.
“Sudah ada Puskesmas, Pustu, sudah ada dokter. Harus diajarkan untuk datang konsultasi tentang kesehatan, paling tidak periksa darah dan lain-lain supaya kita tahu lebih dini,” ujarnya.
Thaher juga menyoroti peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat ohoi.
Ia meminta kader Posyandu yang selama ini aktif terus diberdayakan dan tidak diganti tanpa koordinasi dengan Dinas Kesehatan maupun puskesmas.
Menurutnya, kader Posyandu memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat, mulai dari membantu pelayanan dasar, memberikan edukasi kesehatan, hingga memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
Perhatian juga diberikan terhadap pencegahan stunting. Thaher menegaskan, pencegahan tidak seharusnya baru dilakukan setelah anak mengalami gangguan pertumbuhan, tetapi dimulai jauh sebelumnya.
“Pencegahan tidak dimulai ketika anak itu sudah mengalami stunting, tetapi harus dimulai sejak masa remaja calon pengantin,” katanya.
Menurutnya, deteksi dini penting karena kemampuan mendengar berkaitan erat dengan proses tumbuh kembang dan pembelajaran anak. Pemeriksaan sejak awal memungkinkan gangguan kesehatan diketahui dan ditangani sesuai kebutuhan.
Ia mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik secara rutin, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menggunakan air bersih dan sanitasi yang baik, serta menghindari kebiasaan merokok.
Thaher berharap edukasi yang diperoleh masyarakat dalam kegiatan Germas dan CKG dapat diterapkan dan dikembangkan di wilayah masing-masing.
“Saya berharap ilmu dan informasi yang diperoleh pada kegiatan ini tidak berhenti di tempat kegiatan, tetapi bagaimana kita kembangkan di wilayah kerja masing-masing,” ujarnya.
(MC.Maluku Tenggara/Adolof Labetubun)