Pemko Padang Perkuat Validasi Data Perlinsos, Ribuan KK di Koto Tangah Diverifikasi
Padang, Infopublik – Pemerintah Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, memperkuat pendataan dan verifikasi Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Hingga akhir Juli 2026, sebanyak 17.221 Kartu Keluarga (KK) telah terdaftar dalam sistem Perlinsos dan tengah melalui proses validasi sesuai kriteria penerima manfaat.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang meningkatkan akurasi data kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan bantuan sosial diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Koto Tangah, Wahyudi Edwar, mengatakan proses pendataan di seluruh 13 kelurahan didukung oleh 294 agen aktif yang mendampingi masyarakat dalam proses pendaftaran dan verifikasi data.
Menurutnya, Program Perlinsos diperuntukkan bagi keluarga prasejahtera, masyarakat rentan miskin, maupun warga yang terdampak kondisi sosial dan ekonomi sesuai dengan kriteria Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
"Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan sosial dan program Perlindungan Sosial tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak, kami mengimbau masyarakat untuk proaktif melakukan pengecekan dan pendaftaran data diri melalui mekanisme resmi yang telah disediakan oleh pemerintah," ujar Wahyudi, Kamis (30/7/2026).
Hasil pendataan menunjukkan proses verifikasi masih terus dilakukan terhadap calon penerima berbagai program bantuan sosial.
Untuk Program Keluarga Harapan (PKH), tercatat sebanyak 15.233 KK telah masuk dalam proses verifikasi. Dari jumlah tersebut, 3.786 KK dinilai berpotensi layak menerima bantuan, 11.417 KK dinyatakan tidak layak, sementara 30 KK masih dalam tahap verifikasi lanjutan.
Adapun pada program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), sebanyak 16.847 KK telah terdata. Hasil sementara menunjukkan 9.453 KK berpotensi layak menerima bantuan, 7.362 KK dinyatakan tidak memenuhi kriteria, sedangkan 32 KK masih menjalani proses verifikasi.
Data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sekaligus meminimalkan potensi kesalahan sasaran.
Wahyudi menegaskan, keberhasilan Program Perlinsos tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam memperbarui dan memastikan kebenaran data yang dimiliki.
"Mari bersama-sama kita wujudkan penyaluran bantuan sosial yang adil, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Pemerintah Kota Padang juga mengimbau masyarakat untuk secara berkala memantau status kepesertaan bantuan sosial melalui kanal resmi Kementerian Sosial maupun informasi yang tersedia di kantor kelurahan.
Melalui pembaruan data yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Padang berharap penyaluran bantuan sosial semakin akurat, transparan, dan mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sekaligus mendukung efektivitas berbagai program pengentasan kemiskinan di daerah.
© Copyright 2026, All Rights Reserved