Demak, InfoPublik – Peringatan Hari Donor Darah Sedunia (World Blood Donor Day) yang jatuh setiap tanggal 14 Juni menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat akan vitalnya donor darah sukarela. Kesadaran ini terus dipacu mengingat darah merupakan kebutuhan medis yang tidak dapat digantikan oleh teknologi apa pun dan hanya bisa diperoleh dari kedermawanan sesama manusia.
Hal tersebut ditegaskan oleh Manajer Kualitas Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Demak, Dian Widyahandayani, saat menjadi narasumber dalam acara talkshow di RSKW FM, Kamis (18/6/2026).
“Hingga saat ini, darah belum dapat diproduksi secara buatan. Karena itu, satu-satunya sumber darah berasal dari manusia yang sehat dan bersedia mendonorkan darahnya. Setiap kantong darah yang didonorkan memiliki nilai yang sangat berharga karena dapat menjadi penyelamat bagi kehidupan seseorang,” jelas Dian.
Sebelum melakukan donor darah, setiap calon pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan penapisan secara ketat, mulai dari pengukuran tekanan darah, kadar hemoglobin, berat badan, hingga pemantauan kondisi kesehatan umum.
Lebih lanjut, Dian menjelaskan bahwa satu kantong darah yang didonorkan dapat memberikan manfaat yang luas karena akan diproses menjadi beberapa komponen medis.
“Setelah didonorkan, darah akan diproses menjadi beberapa komponen, seperti sel darah merah, plasma, dan trombosit. Masing-masing komponen tersebut dapat diberikan kepada pasien yang berbeda sesuai kebutuhannya. Jadi, satu kali donor darah berpotensi membantu lebih dari satu pasien,” ungkapnya.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu atau takut donor darah. PMI menjamin seluruh proses pengambilan darah berlangsung aman dan higienis. Semua peralatan yang digunakan dipastikan steril dan hanya untuk satu kali pakai (disposable).
Tidak hanya itu, keamanan bagi penerima donor juga menjadi prioritas utama melalui uji saring yang ketat di laboratorium.
“Setiap darah yang didonorkan tidak langsung diberikan kepada pasien. Darah yang masuk ke UTD harus melalui pemeriksaan laboratorium dan proses pengolahan terlebih dahulu untuk memastikan keamanan serta kualitasnya,” tutur dr. Dian.
Sebagai wujud nyata peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026, PMI Kabupaten Demak mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian aksi sosial yang telah disiapkan.
PMI Demak akan menggelar kegiatan Sosialisasi Donor Darah, Aksi Donor Darah Sukarela, dan Cek Kesehatan Gratis pada Minggu, 28 Juni 2026 pada pukul 06.30 WIB hingga selesai di Markas PMI Kabupaten Demak, Jl. Bhayangkara No. 3, Demak.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin tumbuh kesadaran di tengah masyarakat bahwa setetes darah yang kita donorkan dapat menjadi harapan besar dan penyelamat jiwa bagi mereka yang membutuhkan,” pungkas Dian.