Parigi Moutong Dorong Konsumsi Pangan Lokal Bergizi
Parigi Moutong, Infopublik – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui pemanfaatan pangan lokal. Salah satunya diwujudkan lewat Lomba Cipta Menu Makan Bergizi Gratis B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi memasak, tetapi juga strategi pemerintah daerah dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi sehat berbasis bahan pangan lokal yang mudah dijangkau dan bernilai gizi tinggi.
Berbagai menu kreatif berbahan pangan lokal ditampilkan peserta dari sejumlah kecamatan di Parigi Moutong. Menu yang dilombakan mencakup makanan bergizi untuk ibu hamil, anak usia 9–12 tahun, hingga balita usia 3–5 tahun.
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, yang membuka langsung kegiatan tersebut menilai penguatan konsumsi pangan lokal menjadi langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan langkah positif dan strategis dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat, bergizi, aman, dan berbasis potensi pangan lokal,” ujar Erwin.
Menurutnya, potensi pangan lokal di Parigi Moutong sangat besar dan perlu terus dikembangkan agar tidak hanya menjadi sumber pangan alternatif, tetapi juga mampu mendukung program pemenuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan.
Ia berharap lomba tersebut dapat melahirkan inovasi menu yang sehat, ekonomis, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini mampu mendorong lahirnya inovasi menu yang kreatif, sehat, ekonomis, dan mudah diterapkan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat dan generasi muda,” katanya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, Sofiana, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam memperkuat konsumsi pangan lokal.
Menurutnya, pengembangan menu berbasis pangan lokal penting dilakukan agar masyarakat semakin terbiasa mengonsumsi makanan sehat yang tersedia di daerah sendiri.
“Kegiatan ini merupakan inovasi dan kreativitas Dinas Ketahanan Pangan bersama SPPG se-Kabupaten Parigi Moutong dalam melakukan penguatan konsumsi pangan lokal,” jelas Sofiana.
Lomba diikuti peserta dari berbagai kecamatan, di antaranya Parigi Utara, Balinggi, Tinombo, Torue, Ampibabo, Parigi Selatan, Moutong, Kasimbar, Taopa, Tomini, hingga Toribulu.
Selain menghadirkan unsur kreativitas, penilaian lomba juga menitikberatkan pada keseimbangan gizi, keamanan pangan, serta pemanfaatan bahan lokal yang mudah diperoleh masyarakat.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kecamatan Kasimbar berhasil meraih Juara I dengan nilai 750. Posisi Juara II diraih Kecamatan Parigi Selatan dengan nilai 745, sedangkan Kecamatan Tinombo menempati Juara III dengan nilai 735.
Sementara itu, Kecamatan Parigi memperoleh Harapan I dengan nilai 730, dan Kecamatan Moutong mencatat nilai 690.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pemanfaatan pangan lokal semakin meningkat sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkualitas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah tantangan ekonomi dan kesehatan global.
(MC Parigi Moutong/Moh Fikran Sanjaya)
© Copyright 2026, All Rights Reserved