Bogor, InfoPublik — Kalangan dunia usaha menyatakan dukungan terhadap Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) sebagai upaya menyiapkan generasi pemimpin yang kompeten dan berkarakter. Dukungan tersebut disampaikan setelah mengikuti taklimat Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (31/10/2026).
Taklimat di kediaman pribadi Presiden itu diikuti peserta P3MDI Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dari seluruh Indonesia.
Anggota Kadin Indonesia, James Riady, menilai Presiden memberikan perhatian besar terhadap pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, pembentukan karakter serta kapasitas kepemimpinan merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa. “Dia mencurahkan hati dia itu untuk pendidikan, untuk pembangunan manusia,” ujar James.
James juga mengapresiasi pembukaan kesempatan bagi generasi muda dari berbagai latar belakang, termasuk kelompok masyarakat tertinggal, melalui sistem meritokrasi.
Menurutnya, P3MDI menjadi salah satu bentuk penyiapan calon pemimpin melalui seleksi dan pembinaan terarah. Ia menyebut peserta merupakan lulusan S1 yang telah memiliki pengalaman kerja satu hingga dua tahun dan akan mengikuti pelatihan intensif selama sembilan bulan.
“Dengan perhatian-perhatian dan juga dengan screening process sehingga saya yakin ini lihat muka mereka, wajah mereka, mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin yang akan datang,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Kadin Bidang Pangan Indonesia, Mulyadi Jayabaya, menyampaikan bahwa dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk mendukung pembangunan bersama pemerintah.
Ia menilai dukungan tersebut diperlukan dalam berbagai bidang, termasuk pangan, pendidikan, dan keamanan. Kadin, menurutnya, harus menjalankan peran sebagai mitra pemerintah sekaligus mendukung penyiapan pemimpin masa depan.
“Mari kita bersama-sama antara swasta dengan pemerintah karena Kadin sebagai mitra. Kita dukung MDI ini. Supaya ketahanan pangan bisa tercapai oleh kita. InsyaAllah tercapai,” pungkasnya.