PARIGI MOUTONG, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sukses menyelenggarakan Puncak Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2026, Sabtu (31/10/2026).
Perhelatan edukasi yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Parigi Moutong ini melibatkan sedikitnya 320 peserta didik beserta guru pendamping dari berbagai satuan pendidikan daerah.
Mengusung tema pencetakan kualitas generasi emas, perayaan ini turut dirangkaikan dengan penyediaan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis oleh tenaga medis dari Puskesmas Parigi Barat dan Puskesmas Torue.
Kerja sama lintas sektoral ini menegaskan bahwa optimalisasi tumbuh kembang anak tidak hanya bertumpu pada stimulus kecerdasan kognitif, melainkan juga perlindungan fisik dan jasmani.
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, memberikan apresiasi tinggi terhadap ketahanan mental para tenaga pendidik dalam menggembleng fondasi karakter anak pada usia emas.
"Mendidik anak usia dini bukan pekerjaan mudah karena dibutuhkan ketulusan, kesabaran, kreativitas, dan komitmen tinggi," ujar Erwin menyoroti peran sentral guru sebagai ujung tombak peradaban.
Momentum perayaan ini turut diwarnai pencapaian membanggakan terkait lonjakan program revitalisasi fasilitas PAUD daerah yang melompat drastis dari dua sekolah pada tahun 2025 menjadi 40 sekolah pada tahun 2026.
Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, memaparkan, pencapaian rekor revitalisasi tertinggi se-Provinsi Sulawesi Tengah tersebut merupakan manifestasi nyata dari ketangguhan birokrasi.
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, serta seluruh OPD yang terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat," jelas Hestiwati.
Kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan orang tua ini diyakini akan melahirkan ekosistem belajar yang aman bagi generasi penerus Parigi Moutong yang berdaya saing tinggi. (MC Parigi Moutong/Fikran)