Langgur, InfoPublik — Sebanyak 4.000 pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) menampilkan Tari Kilwar secara kolosal pada puncak Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2026 di Pantai Ngurbloat, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada ,Sabtu (24/10/2026).
Penampilan ribuan pelajar tersebut menjadi salah satu daya tarik festival karena seluruh peserta mampu memperagakan gerakan tari secara serentak meskipun tidak pernah menjalani latihan bersama sebelum pertunjukan.
Para siswa mempelajari gerakan melalui video panduan yang dibagikan kepada sekolah. Selanjutnya, mereka berlatih secara mandiri dengan pendampingan guru di sekolah masing-masing hingga akhirnya tampil bersama di Pantai Ngurbloat, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku.
Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, mengapresiasi kemampuan ribuan pelajar yang berhasil menyelaraskan gerakan dalam pertunjukan kolosal tersebut.
“Dibuat video lalu latihan di sekolah masing-masing. Dan hari ini kumpul bersama-sama, berarti itu sesuatu yang luar biasa,” ujar Thaher dalam sambutannya.
Menurut Thaher, keberhasilan penampilan Tari Kilwar menunjukkan kerja sama yang baik antara siswa, guru, dan pihak sekolah dalam mempersiapkan pertunjukan seni tradisional berskala besar.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pendidik yang telah membimbing dan mendampingi siswa selama proses latihan.
Keterlibatan sekolah dalam FPMK 2026 dinilai memiliki arti penting karena memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengenal serta mempraktikkan seni tradisional sebagai bagian dari identitas masyarakat Kei.
Melalui pertunjukan tersebut, pelajar tidak hanya berpartisipasi dalam kegiatan festival, tetapi juga mengambil peran dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah.
Penampilan Tari Kilwar secara kolosal menjadi salah satu bentuk keterlibatan generasi muda dalam pelestarian kebudayaan yang diwariskan secara turun-temurun.
Kegiatan itu juga memperlihatkan bahwa pengenalan budaya lokal dapat dilakukan melalui aktivitas seni yang melibatkan dunia pendidikan secara langsung.
Selain memiliki nilai budaya dan pendidikan, pertunjukan ribuan pelajar tersebut turut memperkuat daya tarik Festival Pesona Meti Kei sebagai agenda promosi pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara.
Pantai Ngurbloat menjadi lokasi yang mempertemukan kegiatan seni tradisional, partisipasi pelajar, dan promosi wisata dalam satu rangkaian festival.
Kehadiran ribuan peserta juga memberikan kesempatan kepada masyarakat dan wisatawan untuk menyaksikan salah satu kekayaan seni budaya masyarakat Kei dalam bentuk pertunjukan massal.
Thaher berharap keterlibatan sekolah, guru, dan masyarakat dalam kegiatan pelestarian budaya terus diperkuat agar generasi muda semakin mengenal serta mencintai tradisi daerahnya.
(MC.Maluku Tenggara/Adolof Labetubun)