Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Merawat Keteladanan Ulama di Meranti
Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Selasa (22/9/2026) malam.
Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Selasa (22/9/2026) malam.
Selatpanjang, InfoPublik — Malam di Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, dan Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, di Kabupaten Kepulauan Meranti, diisi lantunan doa dan tausiah. Masyarakat berkumpul dalam suasana khidmat memperingati Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Selasa (22/9/2026) malam.
Bagi masyarakat yang hadir, haul bukan sekadar rangkaian kegiatan keagamaan. Peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mengingat keteladanan ulama sekaligus memperkuat keimanan, silaturahmi, dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.
Di Desa Semukut, peringatan Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani ke-887 digelar Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Qodiriyyah Wan-Naqsyabandiyyah Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyah Kecamatan Pulau Merbau.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti hadir melalui Sekretaris Daerah H. Sudandri Jauzah yang mewakili Bupati Kepulauan Meranti. Dalam kesempatan itu, Sudandri mengajak masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mengambil nilai-nilai kebaikan yang diwariskan para ulama.
“Peringatan haul bukan sekadar mengenang wafatnya seorang ulama. Lebih dari itu, haul merupakan momentum untuk mengenang jasa, perjuangan, keteladanan dan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan oleh para ulama,” ujar Sudandri.
Menurut Sudandri, nilai-nilai tersebut memiliki kaitan erat dengan kehidupan masyarakat. Pembangunan daerah, kata dia, tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik, tetapi juga menyangkut pembangunan manusia, moral, spiritual, dan karakter. "Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti ingin membangun daerah yang maju secara ekonomi, kuat secara sosial, tetapi juga kokoh dalam iman dan akhlak,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti turut memberikan bantuan sebesar Rp25 juta.
Suasana serupa juga terasa di Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu. Haul Syekh Abdul Qadir Jailani digelar di Madrasah Raudatul Muttaqin dan dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Meranti Tengku Arifin yang mewakili Bupati Kepulauan Meranti.
Tengku Arifin mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menjaga kegiatan keagamaan. Ia berharap tradisi tersebut terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus ruang untuk mempererat hubungan antarsesama.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyambut baik terlaksananya acara Haul Syekh Abdul Qadir Jailani ini. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua dan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan serta amal ibadah,” ujarnya.
Bagi pemerintah daerah, kegiatan keagamaan juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi. Pertemuan masyarakat dalam suasana keagamaan dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga kebersamaan antara masyarakat dengan pemerintah.
Di kedua lokasi, rangkaian haul diisi tausiah. Di Semukut, tausiah disampaikan KH. Toyib Firdaus, S.H., pengasuh Pondok Pesantren Riyadus Sholihin sekaligus Ketua PCNU Kabupaten Siak. Sementara di Mengkirau, tausiah disampaikan KH. Sholeh dari Pondok Pesantren Nurul Ali Magelang.
Tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah kecamatan dan desa, jamaah, serta berbagai elemen masyarakat turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Di tengah kehidupan masyarakat yang terus bergerak, peringatan haul menjadi salah satu ruang untuk berhenti sejenak, mengingat kembali nilai-nilai yang diwariskan para ulama, sekaligus mempererat hubungan dengan sesama.
Pemkab Kepulauan Meranti berharap kegiatan keagamaan seperti Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani dapat terus menjadi ruang untuk menumbuhkan ukhuwah, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.