Asap dan Hujan Lebat Bayangi Riau Hari Ini, Lima Wilayah Perlu Waspada
Istimewa
Istimewa
Pekanbaru, InfoPublik – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di lima wilayah Provinsi Riau pada Selasa (6/10/2026), di tengah kondisi udara yang masih berpotensi kabur akibat asap.
Prakirawan BMKG, Mari Frystine, mengatakan lima wilayah yang masuk peringatan dini tersebut meliputi Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, dan Kota Dumai. Potensi cuaca tersebut diprakirakan terjadi pada malam hingga dini hari.
“BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk lima wilayah. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kota Dumai, Kampar dan Siak pada malam hingga dini hari,” imbaunya.
Pada pagi hari, kondisi udara di Riau umumnya kabur hingga cerah berawan. Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir dan Bengkalis.
Memasuki siang hingga sore, udara berpotensi mengalami kekaburan akibat asap. Hujan ringan secara sporadis diprakirakan turun di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai.
“Memasuki siang hingga sore, udara berpotensi mengalami kekaburan akibat asap. Pada periode tersebut, hujan ringan yang terjadi secara sporadis diprakirakan turun di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kota Dumai, Siak dan Kepulauan Meranti,” kata Mari.
Pada malam hari, potensi hujan ringan secara sporadis masih terdapat di sebagian wilayah Kabupaten Kampar dan Siak. Kondisi udara diprakirakan berawan dengan potensi kekaburan akibat asap.
Sementara pada dini hari, hujan ringan hingga sedang berpeluang turun di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, dan Kota Dumai. Udara pada periode tersebut juga masih berpotensi kabur akibat asap hingga berawan.
Secara umum, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 23–34 derajat Celsius dengan kelembapan 45–90 persen. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 10–40 km per jam.
Tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau berada dalam kategori rendah.
Di sisi lain, pemantauan hingga pukul 23.00 WIB mencatat delapan hotspot atau titik panas di Riau. Titik tersebut tersebar di Kota Dumai satu titik, Kabupaten Kuantan Singingi dua titik, Pelalawan dua titik, Siak satu titik, dan Indragiri Hulu dua titik.
Secara keseluruhan, terdapat 3.142 hotspot yang terpantau di wilayah Sumatra. Sumatra Selatan menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 2.511 titik, disusul Bangka Belitung 261 titik, Jambi 207 titik, dan Lampung 140 titik.
Hotspot lainnya terpantau di Sumatra Utara lima titik, Sumatra Barat lima titik, Bengkulu empat titik, serta Aceh satu titik.
Hotspot merupakan indikator titik panas yang terdeteksi melalui pemantauan satelit dan tidak secara otomatis menunjukkan sumber maupun luas kebakaran. Kondisi asap di suatu wilayah juga dapat dipengaruhi arah angin dan kondisi atmosfer.
“BMKG mengimbau masyarakat terus memantau perkembangan cuaca dan kualitas udara, terutama warga yang berada di wilayah dengan kondisi asap tebal serta daerah yang masuk dalam peringatan dini cuaca,” kata Mari.
© Copyright 2026, All Rights Reserved