Karya Siswa dan Guru Banda Aceh, Cerita tentang Semangat Terus Belajar
Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah saat membuka kegiatan tersebut
Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah saat membuka kegiatan tersebut
Banda Aceh, InfoPublik – Beragam karya siswa dan guru hadir di Taman Bustanussalatin, Banda Aceh, Selasa (15/9/2026). Karya-karya tersebut menjadi bagian dari Pameran Hasil Karya Siswa dan Guru Kota Banda Aceh dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke-67.
Pameran tidak hanya menjadi ruang untuk memperlihatkan hasil kreativitas warga sekolah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi gambaran tentang proses belajar, keberanian mencoba, dan upaya guru untuk terus berkembang menghadapi perubahan kebutuhan pendidikan.
Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah yang membuka kegiatan tersebut mengapresiasi berbagai pihak yang telah menghadirkan Program Guru Berdaya, di antaranya Putera Sampoerna Foundation dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh.
Menurut Afdhal, pameran karya siswa dan guru tidak seharusnya dipandang sekadar sebagai kegiatan seremonial. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan guru terus tumbuh sehingga mampu memberikan pembelajaran yang relevan bagi siswa di tengah perubahan zaman.
Pesan itu juga disampaikan Afdhal kepada para siswa. Ia mendorong mereka untuk berani mencoba dan tidak takut gagal. Sebab, dalam proses pendidikan, keberanian untuk mencoba menjadi bagian penting dari perjalanan belajar. Kesalahan bukan akhir dari proses, melainkan kesempatan untuk memperbaiki dan mencoba kembali. "Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar dan memperbaiki,” pesan Afdhal kepada para siswa.
Semangat untuk terus belajar juga menjadi perhatian dalam Diseminasi Program Guru Berdaya yang dirangkai dalam kegiatan tersebut. Selain itu, diperkenalkan pula Program Inspirasi Karakter Orisinal Nusantara (IKON).
Afdhal menegaskan, peningkatan kapasitas guru melalui Program Guru Berdaya dan Program IKON diharapkan tidak berhenti pada pelatihan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh perlu diterapkan dalam pembelajaran agar memberikan manfaat langsung bagi siswa.
Dengan demikian, karya yang dipamerkan bukan hanya menjadi hasil akhir dari sebuah proses. Di balik setiap karya terdapat pengalaman belajar, keberanian mencoba, serta peran guru dalam mendampingi siswa untuk terus berkembang.
Pameran dalam rangka Hardikda ke-67 itu pun menjadi ruang untuk melihat pendidikan dari sisi yang lebih dekat: bagaimana guru terus belajar, siswa berani berkarya, dan keduanya tumbuh bersama melalui proses pembelajaran. (TM)
© Copyright 2026, All Rights Reserved