Pawai Ta'aruf MTQ Kalbar Jadi Simbol Kebersamaan dan Kerukunan Masyarakat
Istimewa
Istimewa
Kayong Utara, InfoPublik – Ribuan masyarakat memadati ruas jalan di Kabupaten Kayong Utara untuk menyaksikan kemeriahan Pawai Ta'aruf Mobil Hias Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (1/8/2026).
Selain menjadi pembuka rangkaian MTQ, pawai tersebut merepresentasikan semangat persatuan, ukhuwah, dan keberagaman budaya masyarakat Kalimantan Barat.
Iring-iringan mobil hias yang diikuti kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat menyuguhkan beragam identitas budaya daerah yang berpadu dalam semangat membumikan nilai-nilai Al-Qur'an sekaligus mempererat persaudaraan antardaerah.
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menegaskan bahwa Pawai Ta'aruf memiliki makna yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, pawai menjadi simbol persatuan masyarakat sekaligus media syiar Islam yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
"Pawai Ta'aruf ini bukan sekadar arak-arakan. Lebih dari itu, pawai ini memiliki makna yang mendalam. Pawai ini adalah simbol kebersamaan, ukhuwah Islamiyah, dan semangat persatuan di tengah masyarakat kita. Pawai ini juga merupakan ajang untuk memperkenalkan dan menumbuhkan rasa cinta kita kepada nilai-nilai agama," ujar Romi di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalbar.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Pawai Ta'aruf diikuti 34 peserta yang terdiri atas 12 kafilah kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat serta 22 peserta dari perangkat daerah, instansi vertikal, dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Kayong Utara.
Romi mengapresiasi tingginya partisipasi seluruh peserta yang dinilai menjadi cerminan kuatnya semangat kebersamaan dalam menyukseskan MTQ tingkat provinsi.
"Saya sangat mengapresiasi kerja keras kita semua serta partisipasi aktif dari seluruh peserta. Semangat yang ditunjukkan hari ini sangat luar biasa dan patut kita apresiasi," katanya.
Ia berharap momentum MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur'an, tetapi juga mempererat silaturahmi serta memperkuat toleransi dan persatuan di tengah masyarakat.
"Jadikanlah momentum ini sebagai ajang silaturahmi, mempererat tali persaudaraan, dan toleransi kepada seluruh masyarakat. Semoga semangat kebersamaan dan persatuan yang kita tunjukkan hari ini dapat terus terjaga dan menjadi modal utama dalam membangun Kayong Utara dan Kalimantan Barat yang lebih maju, religius, dan berakhlakul karimah," pungkasnya.
Pawai Ta'aruf menjadi penanda dimulainya rangkaian MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.
(Diskominfo - KKU)
© Copyright 2026, All Rights Reserved