Probolinggo, InfoPublik — Sebanyak 367 peserta mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Tingkat Kota Probolinggo 2026 yang dibuka di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, Senin (21/9/2026).
MTQ tingkat kota tersebut merupakan puncak rangkaian kegiatan setelah sebelumnya dilaksanakan MTQ tingkat kelurahan dan kecamatan pada Juni hingga Juli 2026.
Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, mengatakan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mendorong generasi muda memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar bukan hal yang mudah, ada tajwid yang harus dipelajari, ada panjang pendek bacaan yang harus diperhatikan, termasuk kapan harus berhenti dan kapan harus melanjutkan bacaan,” tuturnya.
Menurut Aminuddin, proses belajar dan berlatih yang dijalani peserta merupakan bagian penting dari pelaksanaan MTQ. Ia juga mengapresiasi dewan hakim yang bertugas melakukan penilaian berdasarkan kaidah yang telah ditetapkan.
“Karena itulah saya sangat mengapresiasi para peserta yang telah belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh, termasuk para Dewan Hakim yang memiliki tanggung jawab besar untuk menilai dengan objektif dan sesuai kaidah yang telah ditetapkan,” lanjutnya.
Sebanyak 367 peserta tersebut mengikuti berbagai cabang, antara lain seni baca Al-Qur’an untuk golongan anak-anak, remaja, dan dewasa, serta golongan tartil.
Cabang lainnya meliputi hafalan Al-Qur’an 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz, tilawah, tafsir bahasa Arab, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.
Peserta juga berlomba pada cabang khat dekorasi, khat kontemporer, khat hias mushaf, khat naskah, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, serta Syahril Qur’an.
Pelaksanaan lomba tersebar di sejumlah lokasi, yakni Masjid Agung Raudlatul Jannah, Masjid Al-Hidayah Kodim 0820, Masjid Al-Ikhlas Kantor Wali Kota Probolinggo, ruang rapat Bagian Umum Sekretariat Daerah, serta ruang rapat BPPKAD Kota Probolinggo.
Aminuddin berharap peserta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga memperoleh ilmu, pengalaman, dan memperluas silaturahmi selama mengikuti MTQ.
“Semoga para peserta MTQ juga mendapatkan pengalaman, ilmu, dan hikmah yang terus bertumbuh dari proses yang dijalani. Kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat berlomba, tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan MTQ ini sebagai kesempatan untuk menambah ilmu, memperluas persaudaraan, serta memperkuat silaturahmi,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Probolinggo, Samsul Arifin, mengatakan MTQ menjadi salah satu upaya membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat sekaligus memperkuat ukhuwah antarkafilah.
Ia berharap MTQ XXXII dapat melahirkan qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta generasi Qurani yang mampu berprestasi dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga dari MTQ XXXII ini lahir qari-qariah, hafiz-hafizah, mufasir-mufasirah, serta generasi Qurani terbaik Kota Probolinggo yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari dan membawa nama baik Kota Probolinggo pada MTQ Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2027,” harapnya.
(Crl/fa)