Siak, InfoPublik- Bupati Siak, Afni Zulkifli, memaparkan potensi Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang diusulkan masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Usulan tersebut disampaikan Afni saat menemui Ketua Tim Pakar sekaligus Inisiator Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Prof. Burhanudin Abdullah, di Jakarta, Selasa (18/11/2025).
Afni menilai KITB memiliki peluang besar untuk berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Alhamdulillah, saya bisa bertemu bersama Prof. Burhanudin Abdullah, Ketua Tim Pakar dan Inisiator Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membahas potensi KITB,” ujar dia, Jumat (21/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Siak dalam mendorong percepatan pembangunan sektor industri dan perdagangan di wilayah tersebut.
“Kami membahas potensi Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) dan berharap bisa diusulkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) ke depannya,” kata dia.
Selain pengusulan KITB sebagai PSN, Bupati Afni juga mengangkat pentingnya percepatan hilirisasi minyak mentah (crude oil) serta pembangunan fasilitas kilang (refinery) di kawasan tersebut.
“Kita ingin di Kawasan Industri Tanjung Buton dibangun kilang tampung CPO. Dari pelabuhan industri, CPO dimuat ke tangker dibawa keluar untuk diekspor,” terang dia.
Afni berharap pertemuan tersebut dapat menjadi jalan pembuka bagi percepatan pembangunan industri di Siak.
“Melalui pertemuan ini, kita berharap niat baik ini mendapatkan keridaan Allah Swt dan diberi kelancaran dalam memajukan Siak ke depannya,” ujar dia.
Pemerintah Kabupaten Siak terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah pusat. Pertemuan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret sehingga percepatan pembangunan di KITB dapat segera direalisasikan.
(Dep/MC Kabupaten Siak)