Kota Gorontalo, InfoPublik - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, menyatakan dukungan terhadap penguatan perlindungan, pemberdayaan, dan pemenuhan hak perempuan serta anak penyandang disabilitas, khususnya masyarakat Tuli di Provinsi Gorontalo.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan kunjungan internasional Kesehatan Mental Tuli Indonesia (KMTI) yang dilaksanakan bersama Dewan Pengurus Daerah Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN) Provinsi Gorontalo, Jumat (6/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo diwakili oleh Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak (PHA), Arifandy Pelealu.
Kegiatan turut menghadirkan Herbert Klein, seorang konsultan independen Tuli di bidang kesehatan mental yang memiliki pengalaman profesional selama kurang lebih 30 tahun dalam pelayanan kesehatan mental bagi masyarakat Tuli. Kunjungan juga melibatkan Ketua GERKATIN Gorontalo bersama tim serta juru bahasa isyarat internasional dan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO).
Kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan KMTI beserta program kerjanya dalam meningkatkan kesadaran kesehatan mental masyarakat Tuli, memperluas akses informasi dan edukasi kesehatan mental melalui bahasa isyarat, serta membangun pemahaman pemerintah terhadap kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat Tuli.
Dalam pertemuan tersebut, GERKATIN Gorontalo juga menyampaikan sejumlah aspirasi dan harapan untuk membangun kerja sama berkelanjutan dengan Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo, khususnya dalam bidang pemberdayaan dan perlindungan perempuan serta anak Tuli.
Beberapa program yang diusulkan meliputi sosialisasi pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak Tuli, pemberdayaan perempuan Tuli melalui pelatihan keterampilan dan kewirausahaan, peningkatan akses informasi serta layanan pengaduan yang ramah disabilitas melalui BISINDO, dan edukasi mengenai hak-hak perempuan dan anak Tuli serta perlindungan dari diskriminasi dan kekerasan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman, menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap inisiatif GERKATIN Gorontalo.
"Kami menyambut baik dan memberikan dukungan terhadap inisiatif GERKATIN Gorontalo dalam mendorong pemberdayaan dan perlindungan masyarakat Tuli, khususnya perempuan dan anak. Pemenuhan hak perempuan dan anak harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas yang membutuhkan akses informasi, komunikasi, dan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhannya."
"Kami memandang bahwa pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak Tuli merupakan hal yang sangat penting. Mereka harus memperoleh pemahaman yang memadai mengenai hak-haknya, mengetahui cara melindungi diri, serta memiliki akses terhadap mekanisme pengaduan dan pendampingan yang mudah dijangkau dan dapat dipahami melalui Bahasa Isyarat Indonesia."
Lebih lanjut, Kepala Dinas menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan Tuli juga perlu menjadi perhatian bersama, melalui peningkatan keterampilan, pengembangan kewirausahaan, dan perluasan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi penyandang disabilitas seperti GERKATIN merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa program perlindungan dan pemberdayaan yang dilaksanakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo juga membuka peluang kerja sama melalui dukungan narasumber, fasilitasi kegiatan sosialisasi dan edukasi, koordinasi akses Juru Bahasa Isyarat, serta pengembangan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak penyandang disabilitas sesuai dengan tugas dan kewenangan dinas.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun komunikasi dan sinergi yang lebih erat antara Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo dan GERKATIN Gorontalo, sehingga berbagai aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti menjadi program dan kegiatan nyata.
Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo berkomitmen mendorong terwujudnya perlindungan perempuan dan anak yang inklusif, tanpa diskriminasi, serta memberikan kesempatan yang setara bagi setiap individu untuk memperoleh hak, perlindungan, dan pemberdayaan. (mcgorontaloprov/fahmi)