Jakarta, InfoPublik – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meminta para pejabat baru di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk segera mempercepat pelaksanaan program transformasi digital nasional agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut Meutya, percepatan kerja pemerintah menjadi penting karena perkembangan teknologi digital berlangsung sangat cepat, sementara masyarakat menuntut hasil nyata dari setiap kebijakan digital yang dijalankan negara.
“Agenda transformasi digital nasional tidak menunggu. Digitalisasi bergerak sangat cepat dan masyarakat menuntut hasil nyata dari setiap kebijakan yang kita jalankan,” tegasnya saat pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).
Ia meminta seluruh unit kerja di lingkungan kementerian dapat bekerja secara cepat, adaptif, dan kolaboratif agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberi dampak bagi masyarakat luas.
Meutya juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk memperkuat koordinasi lintas unit kerja serta mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas kementerian.
“Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan kepemimpinan yang kuat, integritas yang tinggi, serta kemampuan bergerak cepat dalam mengeksekusi berbagai agenda strategis pemerintah,” ujarnya.
Menurutnya, setiap kebijakan yang dijalankan tidak hanya harus efektif tetapi juga akuntabel serta memberikan manfaat yang terukur bagi publik.
Dengan kepemimpinan yang kuat, integritas, dan komitmen profesionalisme aparatur, Meutya optimistis jajaran Kementerian Komunikasi dan Digital dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya yakin dengan komitmen dan dedikasi seluruh jajaran, kita dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital juga melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan kementerian, antara lain Sonny Hendra Sudaryana sebagai Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Farida Dewi Maharani sebagai Direktur Ekosistem Media, Nunik Purwanti sebagai Direktur Komunikasi Publik, Muhammad Zamzani B Tjenreng sebagai Sekretaris Komisi Informasi Pusat, Indra Maulana sebagai Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital, serta Ervan Fathurokhman Adiwijaya sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital.