Kabupaten Gorontalo, InfoPublik - Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja, sekaligus pengawasan lapangan di daerah irigasi Huludu Pitango, Kelurahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (7/11/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, bersama sejumlah anggota Komisi III untuk melihat secara langsung kondisi aliran sungai serta dampak abrasi yang mengancam permukiman warga, khususnya di Lingkungan III.
Dalam peninjauan tersebut, Komisi III menemukan sejumlah rumah warga yang membutuhkan penanganan serius melalui pembangunan tanggul atau pemasangan bronjong guna menahan derasnya aliran air, terutama ketika musim penghujan.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, menyampaikan berdasarkan informasi dari pihak kelurahan, terdapat sekitar 450 meter wilayah yang membutuhkan penanganan tanggul.
Panjang tersebut tersebar di tiga titik, masing-masing sekitar 150 meter, termasuk kawasan Lingkungan III dan bagian belakang Kantor Kelurahan Bongohulawa.
Namun, dari total kebutuhan tersebut, penanganan yang direncanakan pada tahun anggaran berjalan baru sekitar 80 meter.
Espin Tulie menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius, mengingat dampak abrasi sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Bahkan, beberapa bagian rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, seperti septic tank dan dapur yang telah ambruk akibat terkikis aliran air sungai.
Menurutnya, pembangunan tanggul permanen maupun pemasangan bronjong menjadi kebutuhan mendesak untuk melindungi rumah dan keselamatan masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai.
Melalui kunjungan pengawasan ini, Komisi III akan meminta penjelasan dan kepastian kepada pihak balai terkait mengenai jadwal penganggaran serta pelaksanaan pekerjaan penanganan daerah irigasi tersebut.
Komisi III juga mendorong agar penanganan tidak hanya dilakukan secara terbatas, tetapi dapat dimaksimalkan sesuai kebutuhan di lapangan. Apabila belum memungkinkan diselesaikan dalam satu tahun anggaran, maka opsi pelaksanaan secara multiyears perlu dipertimbangkan.
Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo berharap hasil kunjungan lapangan ini dapat menjadi perhatian pihak terkait sehingga penanganan abrasi di Kelurahan Bongohulawa segera direalisasikan demi memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat. (mcgorontaloprov/ppid)