Jakarta, InfoPublik - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail berharap, kolaborasi dengan PT Berdikari dapat meningkatkan nilai tambah komoditas peternakan, membuka lapangan kerja, serta kesejahteraan petani dan peternak di Gorontalo.
Harapan Gusnar disampaikan saat menggelar pertemuan dengan PT Berdikari di Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Dalam pertemuan itu, Gusnar didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Ramdhan Pade.
Dalam pertemuan ini Gubernur diterima Direktur Utama PT Berdikari Maryadi bersama Direktur Operasional Bisnis II, I Putu Yastika dan Agus Setiawan koordinator HAT Provinsi Gorontalo.
"Pertemuan ini membahas perkembangan Program Strategis Nasional (PSN) Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Gorontalo," kata Gusnar.
Gusnar menjelaskan, studi kelayakan telah selesai dilaksanakan, dan tahap selanjutnya adalah penyusunan Detail Engineering Design (DED). Pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada tahun 2027 dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp500 miliar.
Program itu akan membangun pabrik pakan ternak, Farm Parent Stock ayam broiler dan Hathcery untuk memperkuat ekosistem perunggasan dari hulu ke hilir.
PT Berdikari juga direncanakan bermitra dengan petani jagung lokal untuk menjamin ketersediaan bahan baku, sementara pemerintah provinsi akan membentuk klaster peternak ayam broiler agar masyarakat terlibat sepenuhnya dalam rantai pasok industri. (mcgorontaloprov/hariman)