Sambas, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) RSUD Sambas melalui peningkatan kemampuan komunikasi dan koordinasi seluruh unsur rumah sakit guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
Bupati Sambas, Satono, mengatakan komunikasi menjadi unsur penting dalam membangun koordinasi dan menciptakan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Peningkatan kualitas SDM juga merupakan salah satu arah pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sambas 2025–2030.
“Salah satu poin dalam visi pemerintah daerah yang tertuang dalam RPJMD 2025–2030 adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan SDM civitas hospitalia RSUD Sambas,” ujar Satono dalam Workshop Komunikasi Efektif untuk Pelayanan Prima yang berlangsung pada 5–6 November 2026 di Hotel Pantura Jaya Sambas, Jumat (6/11/2026).
Menurutnya, komunikasi efektif harus diterapkan di seluruh lini rumah sakit, mulai dari direksi, jajaran manajemen, tenaga medis, hingga petugas kebersihan. Hubungan kerja yang baik antarkomponen akan memperkuat koordinasi dan mendukung peningkatan mutu pelayanan.
“Efektivitas komunikasi di rumah sakit harus berjalan dengan baik, mulai dari direksi, manajemen, tenaga medis, sampai petugas kebersihan. Jika komunikasi seluruh komponen terjalin dengan baik, saya yakin akan lahir pelayanan yang berkualitas,” katanya.
Satono juga menekankan pentingnya soliditas internal RSUD Sambas. Seluruh unsur rumah sakit diharapkan bekerja sama dengan penuh keikhlasan untuk mempercepat peningkatan pelayanan, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan pertolongan.
“Semua lembaga layanan, termasuk RSUD Sambas, harus solid secara internal. Seluruh komponen harus bersatu padu dengan hati yang ikhlas untuk mendorong percepatan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terlebih bagi warga yang tidak mampu dan membutuhkan pertolongan. Pelayanan yang baik harus menjadi moto hidup kita,” tegas Satono. (MC Kab. Sambas/ A D)