Sambas, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), menyiapkan dukungan transportasi lokal dan pelayanan kesehatan bagi 117 calon jemaah haji asal daerah tersebut yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1448 Hijriah atau 2027 Masehi.
Dukungan itu disampaikan Bupati Sambas, Satono, saat membuka kegiatan manasik haji di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Senin (2/11/2026). Kegiatan yang turut dihadiri Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi tersebut diselenggarakan bersama Kelompok Belajar Ibadah Haji As-Salam Mulya Al-Haromain Sambas dengan tema “Siapkan Diri, Mantapkan Hati, Menuju Perjalanan Suci”.
Satono mengungkapkan rasa syukur atas meningkatnya jumlah calon jemaah haji asal Sambas yang memperoleh kesempatan berangkat pada 2027. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan musim haji sebelumnya yang hanya memberangkatkan 18 orang.
Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah haji harus disyukuri dan diimbangi dengan persiapan yang matang. Calon jemaah tidak hanya perlu memahami tata cara ibadah, tetapi juga menjaga kesehatan dan mempersiapkan kondisi fisik agar mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Sambas akan mengakomodasi kebutuhan transportasi lokal serta memberikan pelayanan kesehatan bagi para calon jemaah.
Satono juga mengingatkan pentingnya kesabaran dan kebersamaan selama menjalankan ibadah haji. Sebagian besar rangkaian ibadah membutuhkan ketahanan fisik sehingga kesiapan jasmani dan mental harus menjadi perhatian calon jemaah.
“Perbanyak sabar dalam pelaksanaan ibadah, karena akan ada banyak ujian. Ibadah haji 90 persen di antaranya adalah aktivitas fisik,” kata Satono.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten, Sambas Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa proses administrasi calon jemaah masih berlangsung, termasuk pengurusan paspor sebagai salah satu persyaratan keberangkatan.
Ia mengimbau seluruh calon jemaah untuk terus mengikuti perkembangan informasi dan melengkapi setiap tahapan administrasi yang diperlukan.
Melalui manasik haji tersebut, calon jemaah diharapkan memahami tata cara pelaksanaan ibadah sekaligus meningkatkan kesiapan fisik dan mental. Dengan persiapan yang baik, seluruh jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan meraih predikat haji mabrur. (MC Kab. Sambas/A D)