Kota Gorontalo, infoPublik - Dua aparatur sipil negara (ASN) lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII tahun 2026, menambah kekuatan sumber daya manusia di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Gorontalo.
Keduanya diharapkan tidak hanya menjadi tambahan personel, tetapi juga mampu membawa semangat baru, gagasan inovatif dan kontribusi nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, khususnya di bidang penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat serta penanggulangan kebakaran.
Dua purna praja tersebut yakni Muh. Aghnial Jibe, yang bertugas sebagai Analis Kebakaran Ahli Pertama, dan Muh. Renaldi Biga, sebagai Polisi Pamong Praja Ahli Pertama.
Kepala Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Gorontalo, Taufik El Hakim Sidiki, menyambut baik kehadiran kedua purna praja tersebut. Menurutnya, regenerasi aparatur merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan publik.
Ia berharap, para ASN dapat menunjukkan etos kerja, kedisiplinan, loyalitas serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Latar belakang pendidikan pemerintahan yang dimiliki juga diharapkan menjadi modal untuk menghadirkan pemikiran dan inovasi yang dapat mendukung pelaksanaan tugas organisasi.
” Saya berharap kehadiran dua purna praja ini dapat memberikan energi dan semangat baru bagi organisasi. Jangan hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas rutin, tetapi juga harus mampu mengembangkan gagasan, melihat permasalahan di lapangan dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” harap Taufik, Kamis (5/11/2026).
Ia juga menekankan bahwa setiap aparatur harus memahami tugas dan fungsi masing-masing, membangun komunikasi serta koordinasi yang baik dan mampu bekerja sebagai bagian dari organisasi.
Menurutnya, tugas Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran memiliki tantangan yang terus berkembang. Karena itu, dibutuhkan aparatur yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi, bekerja secara profesional serta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Di bidang penanggulangan kebakaran, Muh. Aghnial Jibe menyampaikan bahwa dirinya ingin berkontribusi dalam memperkuat upaya pencegahan kebakaran melalui edukasi dan inovasi program yang berorientasi pada peningkatan kesadaran masyarakat.
“Ke depan, saya berharap dapat berkontribusi melalui program pencegahan dan edukasi kebakaran agar masyarakat semakin memahami potensi risiko serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” ungkap Aghnial.
Sementara itu, Muh. Renaldi Biga menyampaikan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan tugas Polisi Pamong Praja, khususnya dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Ia menilai upaya membangun kesadaran masyarakat melalui edukasi dan penyuluhan perlu terus diperkuat sebagai bagian dari pencegahan pelanggaran.
Menurutnya, pendekatan persuasif dan humanis menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan ketenteraman dan ketertiban umum tanpa mengesampingkan ketegasan dalam menegakkan peraturan yang berlaku. (mcgorontaloprov/stendy)