Padang, Infopublik – Pembinaan atlet kabaddi di Kota Padang akan diperkuat melalui rencana penyelenggaraan liga tingkat pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Selain menjadi ajang kompetisi, liga ini disiapkan sebagai jalur menjaring bibit atlet sejak dini sekaligus memperluas pengenalan olahraga kabaddi di lingkungan sekolah.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut saat menerima audiensi jajaran Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Sumatera Barat di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Minggu (1/11/2026).
Pertemuan itu membahas persiapan Liga Kabaddi tingkat pelajar se-Kota Padang serta pengembangan kabaddi melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Hadir dalam audiensi tersebut Ketua Umum Pengprov FOKSI Sumbar Liswendi Kamar, Sekretaris Umum Hendy Luthan, Ketua Pengcab FOKSI Kota Padang Yosrizal Effendi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Eka Putra Buhari, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova.
Fadly menilai pengenalan kabaddi di sekolah dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak untuk mengembangkan kemampuan olahraga, kedisiplinan, kerja sama, dan sportivitas. Upaya ini juga sejalan dengan program unggulan Padang Balomba dalam kerangka Padang Juara, yang mendorong pengembangan prestasi melalui berbagai kegiatan kompetitif.
Pembinaan olahraga sejak usia sekolah diharapkan tidak hanya menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga menyediakan ruang bagi pelajar untuk menyalurkan energi secara positif melalui aktivitas yang terarah.
Ketua Umum Pengprov FOKSI Sumbar Liswendi Kamar menjelaskan, Liga Kabaddi direncanakan dimulai di Kota Padang sebelum diperluas ke delapan kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat.
Rencana tersebut membuka peluang terbentuknya kompetisi berjenjang yang mempertemukan pelajar dari berbagai sekolah. Dengan kompetisi yang berkelanjutan, proses pencarian dan pembinaan atlet diharapkan lebih terarah, sekaligus memperluas basis peserta olahraga kabaddi di daerah.
Ketua Pengcab FOKSI Kota Padang Yosrizal Effendi menambahkan, liga pelajar juga menjadi momentum penting untuk menyiapkan regenerasi atlet. Menurutnya, keberlanjutan prestasi membutuhkan pembinaan sejak usia dini agar muncul atlet-atlet baru yang dapat melanjutkan capaian tim Kota Padang.
Pada Porprov Sumbar XVI 2026, tim kabaddi Kota Padang meraih delapan medali emas dan dua medali perak. Capaian tersebut menjadi modal untuk memperkuat pembinaan, sekaligus tantangan bagi organisasi olahraga dalam menjaga prestasi pada kompetisi mendatang.
Melalui rencana Liga Kabaddi Pelajar, Pemkot Padang dan FOKSI diharapkan dapat mempererat kerja sama antara sektor olahraga dan pendidikan. Jika terlaksana secara berkelanjutan, kompetisi ini berpotensi menjadi bagian penting dari pembinaan atlet daerah, mulai dari pengenalan olahraga di sekolah hingga persiapan menghadapi kejuaraan tingkat yang lebih tinggi.
ar juga menjadi momentum penting untuk menyiapkan regenerasi atlet. Menurutnya, keberlanjutan prestasi membutuhkan pembinaan sejak usia dini agar muncul atlet-atlet baru yang dapat melanjutkan capaian tim Kota Padang.
Pada Porprov Sumbar XVI 2026, tim kabaddi Kota Padang meraih delapan medali emas dan dua medali perak. Capaian tersebut menjadi modal untuk memperkuat pembinaan, sekaligus tantangan bagi organisasi olahraga dalam menjaga prestasi pada kompetisi mendatang.
Melalui rencana Liga Kabaddi Pelajar, Pemkot Padang dan FOKSI diharapkan dapat mempererat kerja sama antara sektor olahraga dan pendidikan. Jika terlaksana secara berkelanjutan, kompetisi ini berpotensi menjadi bagian penting dari pembinaan atlet daerah, mulai dari pengenalan olahraga di sekolah hingga persiapan menghadapi kejuaraan tingkat yang lebih tinggi.
(Dv)
~ 📤 by Ju