SLEMAN, InfoPublik - Skuad kesebelasan PS Condongcatur terpaksa berbagi poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh PS MKJ dalam laga lanjutan Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026, Selasa (20/10/2026).
Pertandingan di Lapangan Nogotirto, Kapanewon Gamping, tersebut diwarnai dominasi serangan kubu Condongcatur yang berulang kali menemui kebuntuan di area penalti lawan.
Mengamankan tambahan satu angka dari laga krusial tersebut membuat PS Condongcatur tetap kokoh di papan atas dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan tanpa sekalipun tersentuh kekalahan.
Kesebelasan ini mempertahankan tren positif setelah sebelumnya menumbangkan PS Porab 2-1, menggilas PS TGP 7-1, dan membungkam PS Pemda 2-0 dengan mencatatkan rekor agresivitas 11 gol.
Gagalan memetik kemenangan penuh, Manajer PS Condongcatur, Daris Wicaksono, memastikan timnya akan segera merombak skema taktik untuk laga mendatang.
Manajemen menginstruksikan perbaikan mendesak pada tingkat efektivitas penyelesaian akhir yang membuat penguasaan bola secara mutlak pada babak kedua terbuang sia-sia akibat ketangguhan bek lawan.
Pemusatan latihan berikutnya dipastikan akan didominasi oleh menu penyelesaian peluang di mulut gawang serta eksperimen strategi baru guna mengecoh tim rival yang mulai fasih membaca pola serangan mereka.
Selaras dengan arahan manajemen, Kepala Pelatih PS Condongcatur, Fajar Subekti, turun tangan langsung untuk mengevaluasi tingkat ketenangan para pemain depan saat mengeksekusi peluang emas.
Tim pelatih juga memfokuskan perbaikan pada kecepatan sirkulasi pergerakan bola antarlini sebagai instrumen taktis untuk membongkar tumpukan pemain bertahan musuh.
Di luar urusan teknis lapangan, Ketua PS Condongcatur, Sahid Fahrudin, memberikan apresiasi tinggi atas militansi para pendukung komunal yang rela memadati sisi arena pertandingan demi mengawal tim kebanggaan mereka.
Kehadiran suporter lokal tersebut ditargetkan sanggup melipatgandakan daya juang para pemain saat bersiap meladeni tantangan skuad AMS Seyegan pada pertandingan kelima di Lapangan Jangkang pekan depan.
Gelaran liga amatir yang melibatkan delapan klub ini diposisikan sebagai wadah pembinaan usia produktif sekaligus memanaskan kembali roda persaingan sepak bola berprestasi di wilayah Kabupaten Sleman. (MC Kab. Sleman/KIM Depok/Wasana)