SLEMAN, InfoPublik – Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) 17 Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, menggelar pertemuan rutin di kediaman Suhartini, Dukuh Kentungan, Kamis (1/10/2026).
Agenda yang turut dihadiri oleh Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Arvian Putra Merdeka dan Ketua UPPKA 17 Sri Wahyuni ini difokuskan pada pembekalan materi mengenai urgensi memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika lingkungan saat ini.
Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kapanewon Depok, Siti Juwariyah, yang hadir menakhodai diskusi tersebut menegaskan, institusi keluarga memegang peranan krusial sebagai garda terdepan dalam meredam berbagai potensi kerawanan sosial, termasuk ancaman kriminalitas.
Fondasi kokoh ini harus dibangun melalui optimalisasi delapan fungsi keluarga yang terintegrasi secara utuh, mencakup aspek agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, hingga pembinaan pelestarian lingkungan.
“Keluarga merupakan tameng sekaligus tempat pertama dalam membentuk karakter anak. Ketahanan keluarga perlu diperkuat agar berbagai permasalahan di masyarakat dapat diminimalkan,” papar Siti memotivasi para peserta.
Melalui forum silaturahmi sekaligus wadah pertukaran pengalaman ini, arah pergerakan UPPKA 17 didorong untuk semakin holistik.
Kelompok pemberdayaan ini diharapkan tidak sekadar berfokus pada urusan peningkatan taraf ekonomi para akseptor semata.
Lebih dari itu, UPPKA 17 diyakini mampu berevolusi menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan tatanan keluarga yang harmonis, mandiri, dan sejahtera guna merawat ketahanan sosial masyarakat Kapanewon Depok secara berkelanjutan. (MC Kab. Sleman / KIM Depok / Tri Suhartati)