Kabut Asap Kiriman Selimuti Siak, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar
Sabaran Asap Sumsel/ (MC Siak)
Sabaran Asap Sumsel/ (MC Siak)
Siak, InfoPublik- Kabut asap kembali menyelimuti Kabupaten Siak, Riau, Selasa (29/9/2026) pagi. Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang terbatas di kawasan Kota Siak dan sejumlah kecamatan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak Novendra Kasmara mengatakan tidak terdapat titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Siak dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, kabut asap yang muncul dalam dua hari terakhir diduga berasal dari wilayah lain yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Beberapa hari terakhir kita zero titik api. Kabut asap yang terjadi dua hari terakhir di Kabupaten Siak merupakan asap kiriman dari daerah lain yang mengalami karhutla,” kata Novendra.
Novendra mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat diminta menggunakan masker serta memantau informasi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan perkembangan karhutla melalui kanal informasi Dinas Kominfo Kabupaten Siak.
Kepala Daops Manggala Agni Sumatera VI/Siak Ihsan Abdillah mengatakan berdasarkan pemantauan ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC), kabut asap dengan intensitas sedang terpantau di Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Siak.
Menurut Ihsan, sumber asap yang terpantau melalui satelit antara lain berasal dari wilayah Sumatera Selatan. Pergerakan massa asap dipengaruhi arah angin.
“Berdasarkan informasi arah angin dari SIPONGI dan BMKG, pergerakannya secara umum dari arah selatan menuju utara, kemudian berbelok ke arah Selat Malaka dan Malaysia,” ujar Ihsan.
Ia menjelaskan, perubahan arah angin dapat memengaruhi pergerakan massa udara asap di sejumlah wilayah, termasuk Riau dan Siak.
Sementara itu, personel Manggala Agni Daops Sumatera VI/Siak diperbantukan menangani karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Ihsan menyebut kondisi kebakaran di lokasi tersebut cukup serius dengan kepulan asap tebal dan area terdampak yang meluas.
Kualitas Udara Menurun
Kabut asap turut berdampak pada kualitas udara di sejumlah wilayah Kabupaten Siak. Berdasarkan pembaruan ISPU pada Selasa (29/9/2026), sejumlah kecamatan tercatat berada pada kategori tidak sehat.
Kecamatan Siak berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif, sedangkan Kecamatan Bungaraya tercatat dalam kategori berbahaya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah pergerakan asap lintas wilayah. Masyarakat diimbau mengikuti perkembangan kualitas udara dan informasi karhutla dari sumber resmi pemerintah.
(Dep/MC Siak)
© Copyright 2026, All Rights Reserved