Banyuwangi, InfoPublik — Sebanyak 2.160 peserta dari kalangan pelajar dan umum mengikuti Turnamen Futsal Wakil Bupati (Wabup) Cup 2026. Turnamen yang memasuki satu dekade penyelenggaraan ini menjadi ajang penjaringan atlet potensial sekaligus pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga.
Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Mujiono, membuka turnamen tersebut di Gelanggang Olahraga (GOR) Indoor Tawang Alun, Kecamatan Banyuwangi, di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (23/10/2026).
Mujiono mengatakan turnamen yang rutin diselenggarakan sejak 2016 itu memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan kepada atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman bertanding.
“Lewat kegiatan ini, kami berharap akan lahir atlet-atlet futsal potensial yang bisa mewakili Banyuwangi di ajang yang lebih tinggi,” kata Mujiono.
Menurutnya, kompetisi olahraga tidak hanya menjadi sarana mengembangkan kemampuan atlet, tetapi juga membentuk karakter peserta agar memiliki kedisiplinan, semangat juang, dan sikap sportif.
Karena itu, Mujiono mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga emosi, dan menghormati hasil pertandingan.
“Selamat bertanding kepada para peserta. Tetap semangat, junjung tinggi sportifitas, dan hindari emosi selama di lapangan. Apa pun hasilnya nanti, terimalah dengan lapang dada,” pesannya.
Selain pembinaan atlet, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memberikan dukungan perlindungan melalui bantuan premi jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh peserta turnamen.
Menurut Mujiono, fasilitas tersebut disiapkan untuk memberikan perlindungan apabila peserta mengalami cedera selama mengikuti pertandingan, sesuai ketentuan program jaminan sosial yang berlaku.
“Ini sebagai upaya perlindungan terhadap kesehatan para peserta. Jika ada yang mengalami cedera, maka biaya pengobatannya akan dicover oleh BPJS,” urai Mujiono.
Sementara itu, Ketua Panitia Wabup Cup 2026, Ahmat Iqbal Firdaus, menjelaskan turnamen berlangsung pada 23 Oktober hingga 7 November 2026 di GOR Tawang Alun, Banyuwangi.
Sebanyak 2.160 peserta yang mengikuti kompetisi terdiri atas 1.584 pelajar tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA), serta 576 peserta kategori umum yang berasal dari sejumlah instansi dan desa atau kelurahan.
“Perlombaan ini khusus untuk kategori putra. Para peserta yang terlibat tergabung dalam 180 tim. Terdiri atas 132 tim pelajar dan 48 tim umum,” kata Iqbal.
Ia menambahkan seluruh peserta akan bersaing memperebutkan total hadiah senilai Rp50 juta.
Untuk pelaksanaan pertandingan, panitia menjadwalkan sebanyak 15 pertandingan setiap hari. Kompetisi dilaksanakan melalui babak penyisihan dan sistem gugur untuk menentukan tim terbaik pada setiap kategori.
“Setiap hari akan ada 15 pertandingan. Masing-masing tim akan melewati babak penyisihan dan sistem gugur,” pungkas Iqbal. (*)