Kota Gorontalo, InfoPublik - Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo melaksanakan pengawasan peredaran pupuk bersubsidi rutin ke wilayah Kabupaten Boalemo dan Pohuwato.
Pengawasan dilaksanakan karena sesuai kalender musim tanam saat ini memasuki triwulan keempat tahun 2026, petani maupun kelompok tani di hampir semua daerah bersiap untuk memasuki musim tanam.
Walaupun situasi kemarau saat ini masih berlangsung, dan belum bisa di prediksi berlangsung sampai kapan, pemerintah memastikan ketersediaannya di lapangan. Pada musim ini biasanya petani sudah harus bersiap khususnya dengan bibit dan pupuk.
"Kami mengambil sampel kios pengecer pupuk mulai dari Paguyaman (Kios Tunas Agri), Dulupi (Kios Petani Sejahtera), hingga Dengilo (UD Yulhan)," kata Kepala Bidang Perdagangan, Ishak Salandra, Jumat 918/9/2026).
Ishak menyatakan, ketiga kios pupuk tersebut memiliki ketersediaan stok pupuk rata-rata 20 ton, yang terdiri atas pupuk urea dan NPK, dan pihak kios berkomitmen akan selalu memastikan kesiapan baik pasokan maupun ketersediaan stok kepada kelompok tani yang membutuhkan pada saat memasuki musim tanam.
Sementara, permasalahan saat ini realisasi penyerapan pupuk subsidi masih rendah.
Hal itu disampaikan salah satu perwakilan pihak kios di wilayah Kecamatan Dengilo, UD Yulhan, Alimin.
Dia menyatakan, saat ini petani masih menunggu berakhirnya musim kemarau, sehingga pemanfaatan pupuk subsidi masih rendah. (mcgorontaloprov/gilang)