Sergai, InfoPublik- Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya, mengajak para orangtua memperkuat ketahanan keluarga dengan memberikan pendidikan, pendampingan, dan pemahaman yang baik kepada anak sejak dini, termasuk membentuk kemandirian dan tanggung jawab.
Hal tersebut disampaikan Darma Wijaya saat menghadiri Pengajian Majelis Taklim Muslimah Dambaan (MTMD) Kabupaten Sergai di Kecamatan Bintang Bayu, Selasa (15/9/2026).
Menurut dia, kasih sayang kepada anak perlu diberikan secara bijaksana agar tidak membuat anak terlalu bergantung kepada orangtua.
“Kita sayang sama anak, tetapi harus dengan bijaksana. Jangan rasa sayang berlebih ujung-ujungnya jadi terlalu memanjakan. Anak-anak juga harus belajar mandiri,” ujar dia.
Ia mengatakan, pembentukan kemandirian dan tanggung jawab sejak dini penting sebagai bekal anak menghadapi kehidupan, termasuk ketika kelak membangun rumah tangga.
Dalam kesempatan tersebut, Darma Wijaya juga menyinggung persoalan perceraian yang masih menjadi tantangan dalam kehidupan keluarga. Ia meminta para orangtua memberikan pemahaman kepada anak mengenai konsekuensi yang dapat timbul dari perceraian.
Menurut dia, persoalan rumah tangga perlu terlebih dahulu diupayakan penyelesaiannya selama masih memungkinkan.
“Perceraian itu berat. Kalau masih bisa diperbaiki, kenapa harus cerai?” kata dia.
Ia berharap MTMD tidak hanya menjadi wadah pengajian, tetapi juga ruang untuk memperkuat ketahanan keluarga dan kepedulian sosial masyarakat.
Ketua MTMD Kabupaten Sergai, Rosmaida Saragih Darma Wijaya, mengatakan keberadaan majelis taklim diharapkan terus menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.
Ia mengapresiasi keberlanjutan kegiatan pengajian MTMD yang telah berjalan selama beberapa tahun. Menurutnya, forum tersebut perlu terus diperkuat dengan melibatkan lebih banyak kelompok perwiritan dan majelis taklim.
“Jadi saya harap salah satunya dengan adanya MTMD ini, jangan ada lagi perceraian. Mari kita jaga pernikahan kita, rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah sampai ajal menjemput,” ujar dia.
Rosmaida juga mengajak semakin banyak ibu-ibu dari kelompok perwiritan dan majelis keagamaan untuk mengikuti kegiatan MTMD. Selain pengajian, forum tersebut diharapkan dapat menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Sei Rampah, Asri Handayani, mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mempersiapkan anak menghadapi kehidupan rumah tangga.
Ia mengatakan, angka perceraian di Kabupaten Sergai masih menjadi perhatian. Karena itu, pendidikan agama dan pendidikan umum perlu diberikan secara seimbang sebagai bekal bagi anak.
“Bekalilah anak-anak kita dengan ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu dunia, untuk menjalani rumah tangga yang lebih baik,” kata Asri.
Ketua Panitia MTMD Kecamatan Bintang Bayu, Nurmalia Nasution, mengatakan kegiatan MTMD menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Atas nama pengurus dan panitia MTMD Kecamatan Bintang Bayu, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta. MTMD bukan sekadar tempat merajut ukhuwah Islamiyah, tetapi juga untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Nurmalia.
Pengajian MTMD juga diisi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah, serta santunan bagi anak yatim dan piatu.
(MC Sergai)