Pekanbaru, InfoPublik – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Putri Juwita dan suaminya, Randi, warga Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Setelah bertahun-tahun menempati rumah kayu yang kondisinya memprihatinkan, mereka kini memiliki hunian yang lebih layak melalui program bedah rumah yang difasilitasi pemerintah bersama Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih.
Bagi Putri, bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan, melainkan harapan baru bagi keluarganya yang selama ini hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Sejak menikah pada 2021, Putri dan suaminya menempati rumah kayu sederhana yang kerap mengalami kebocoran saat hujan. Dengan penghasilan suami sebagai buruh angkut, perbaikan rumah hanya bisa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan keluarga.
“Rumah saya ini rumah kayu. Sejak menikah tahun 2021 kami tinggal di sini. Alhamdulillah sekarang mendapat bantuan bedah rumah dari pemerintah. Senang sekali rasanya,” ujar Putri, Rabu (10/6/2026).
Ia mengaku selama ini kerap menyampaikan keinginan untuk memperbaiki rumah kepada suaminya. Namun keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan keluarga dan anak-anak menjadi prioritas utama.
“Dari dulu saya sering bilang kepada suami untuk memperbaiki rumah ini karena ada bagian yang bocor saat hujan. Namun kondisi ekonomi kami saat itu hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Sedikit demi sedikit kami membeli bahan bangunan, bahkan dibantu orang tua dan mertua,” katanya.
Harapan memiliki rumah yang lebih layak akhirnya terwujud setelah Putri menerima kabar dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjelang Ramadan. Saat itu, keluarganya dinyatakan sebagai penerima program bedah rumah.
“Beberapa hari sebelum puasa saya mendapat kabar dari BKKBN bahwa rumah kami akan dibedah. Saya benar-benar tidak menyangka. Ini rezeki yang luar biasa bagi keluarga kami,” ungkapnya.
Sejak pembangunan dimulai, kondisi rumah mereka berubah secara bertahap. Bangunan yang sebelumnya didominasi material kayu kini menjadi lebih kokoh, nyaman, dan aman untuk ditempati bersama kedua anak mereka.
“Dulu ukurannya tidak sebesar ini. Sekarang rumah sudah diperluas dan jauh lebih nyaman. Kami sangat bersyukur akhirnya memiliki rumah yang lebih layak,” tuturnya.
Selain bantuan perbaikan rumah, keluarga Putri juga menerima bantuan modal usaha berupa mesin jahit yang diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga.
Menurut Putri, bantuan tersebut menjadi salah satu momen paling berharga dalam kehidupannya karena memberikan harapan baru bagi masa depan keluarganya.
“Saya sangat terharu menerima program ini. Rumah yang layak huni dan bantuan usaha sangat berarti bagi keluarga kami. Kebaikan Bapak Presiden Prabowo dan Pak Wapres Gibran akan selalu saya ingat,” ucapnya.
Program tersebut turut mendapat perhatian langsung dari Pembina Seruni Kabinet Merah Putih, Selvi Gibran Rakabuming, yang hadir meninjau sekaligus meresmikan hasil bedah rumah di Jalan Budi Luhur, Kecamatan Tenayan Raya.
Dalam kesempatan itu, Selvi menyempatkan diri berbincang dengan Putri dan warga sekitar untuk melihat secara langsung manfaat program yang diberikan kepada masyarakat.
“Selamat ya Pak, Bu. Semoga ini bermanfaat untuk keluarganya,” ujar Selvi.
(Mediacenter Riau/bib)