Labkesmas Bojonegoro Perkuat Layanan Kesehatan Lingkungan
Istimewa
Istimewa
Bojonegoro, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong transformasi Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Upaya tersebut disampaikan melalui talkshow program SAPA! (Selamat Pagi) Bojonegoro yang disiarkan Radio Malowopati FM dengan tema “Transformasi Labkesmas – Dukungan Layanan Kesehatan yang Optimal” di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (17/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Bojonegoro, Lucky Imroah, menjelaskan bahwa Labkesmas memiliki peran strategis sebagai layanan penunjang dalam sistem kesehatan.
“Laboratorium merupakan layanan penunjang yang tidak dapat berdiri sendiri, tetapi berperan penting dalam menentukan diagnosis, khususnya di bidang kesehatan lingkungan,” ujarnya.
Ia menyampaikan, saat ini Labkesmas lebih banyak berfokus pada pemeriksaan kesehatan lingkungan, seperti uji kualitas air, analisis air limbah, serta pemeriksaan makanan yang diduga mengandung bahan berbahaya.
Selain itu, Labkesmas juga berperan dalam proses verifikasi perizinan sanitasi melalui pengambilan sampel langsung di lapangan.
“Pengambilan sampel dilakukan di lokasi objek yang diperiksa agar hasilnya lebih akurat dan sesuai kondisi di lapangan,” jelasnya.
Lucky Imroah menegaskan pentingnya pemenuhan standar mutu layanan melalui proses akreditasi.
“Laboratorium yang telah beroperasi wajib terakreditasi sebagai jaminan mutu, mulai dari sarana, peralatan, hingga prosedur kerja, agar hasil pemeriksaan valid dan dapat dipercaya,” tegasnya.
Melalui transformasi yang terus dilakukan, Labkesmas diharapkan mampu memperkuat perannya dalam aspek promotif dan preventif guna mendukung terwujudnya masyarakat Bojonegoro yang sehat dan berkualitas.
Sementara itu, Kepala UPT Labkesmas Bojonegoro, Rahmawati, mengatakan bahwa layanan unggulan saat ini meliputi pemeriksaan kualitas air dan makanan.
Ia menyebutkan, Labkesmas didukung tenaga analis, perawat, dan administrasi, serta direncanakan penambahan tenaga dokter patologi klinik untuk pengembangan layanan ke depan.
“Untuk saat ini kami belum melayani pemeriksaan klinis seperti darah karena keterbatasan SDM, namun sarana sudah tersedia dan terus kami kembangkan,” ujarnya.
Rahmawati menambahkan, Labkesmas juga melayani rujukan sampel dari puskesmas maupun masyarakat umum, terutama untuk pemeriksaan kesehatan lingkungan seperti depot air minum.
Ia mengakui, pengembangan layanan masih menghadapi tantangan, terutama dalam perencanaan program akibat adanya lonjakan kasus tertentu yang membutuhkan penanganan cepat.
[vyy/ai/nn]
© Copyright 2026, All Rights Reserved