Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Relawan Antisipasi Bencana di Tempat Wisata

: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama dengan berbagai instansi terkait, termasuk TNI, Polri, dan relawan, telah melakukan pemantauan dan pengamanan intensif di sejumlah obyek wisata di Lumajang, Sabtu (13/4/2024).


Oleh MC KAB LUMAJANG, Minggu, 14 April 2024 | 20:45 WIB - Redaktur: Elvira - 4K


Lumajang, InfoPublik - Dalam mengantisipasi potensi kejadian tak diinginkan selama libur Lebaran di destinasi wisata Kabupaten Lumajang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama dengan berbagai instansi terkait, termasuk TNI, Polri, dan relawan, telah melakukan pemantauan dan pengamanan intensif.

Fokus utama pengamanan difokuskan pada empat titik penting, yakni Pemandian Alam Selokambang Desa Purwosono, Waterpark KWT Desa Wonorejo, Pantai Watu Pecak Desa Selok Awar-Awar, dan Pantai Mbah Drajit Desa Wotgalih.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono menyatakan bahwa kegiatan pemantauan dan pengamanan tersebut berlangsung pada 11 hingga 20 April 2024.

"Dalam koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, dan relawan SAR, langkah ini diambil untuk mencegah potensi kecelakaan air serta memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung di lokasi wisata," ungkapnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (13/4/2024).

Sejak dimulainya libur Lebaran, terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan wisata, terutama di pantai. "Pantai Watu Pecak Desa Selok Awar-Awar Kecamatan Pasirian, pada Sabtu ini ramai dengan kunjungan yang terus bertambah, diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 orang," katanya.

Selain penempatan personel keamanan, Tim Tanggap Respons Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang juga telah memasang rambu larangan atau peringatan mandi di pantai.

"Imbauan terus disampaikan kepada pengunjung agar tetap waspada saat berwisata, sambil melakukan patroli di sekitar pantai setiap satu jam," tambahnya.

Hingga saat ini, tidak ada laporan kejadian berbahaya atau situasi tak terkendali dari Tim TRC BPBD di lokasi wisata. Namun, untuk mengantisipasi potensi kejadian buruk, tim juga telah menyiapkan perlengkapan penyelamatan dan peralatan kesehatan untuk pertolongan pertama dari tenaga medis yang bertugas. (MC Kab. Lumajang/Fd/An-m)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 22:29 WIB
KIM Desa di Lumajang Permudah Pengaduan Masyarakat
  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 22:27 WIB
Hamil di Usia Tepat Bisa Cegah Stunting
  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 22:26 WIB
Sinergi Babinsa dan Petani di Lumajang untuk Ketahanan Pangan
  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 22:24 WIB
Jalan di Desa Tukum Lumajang Kini Lebih Terang
  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 22:22 WIB
Bergerak Bersama Tangani Stunting di Lumajang
  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 22:20 WIB
Pompanisasi Solusi Inovatif Mengatasi Sawah Kekurangan Air di Lumajang