:
Oleh MC Kab Tulang Bawang, Kamis, 20 Oktober 2016 | 10:14 WIB - Redaktur: Kusnadi - 682
Tulang Bawang, InfoPublik – Dalam rangka meningkatkan pelayanan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terutama Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang terus mengoptimalkan persiapan akreditasi terhadap tiga Puskesmas di Tulang Bawang yang tahun 2016 ini menjadi target terakreditasi.
Ketiga puskesmas tersebut yaitu Puskesmat Tulang Bawang 1 Kecamatan Banjar Agung, Puskesmas Penawar Jaya Banjar Margo dan Puskesmas Paduan Rajawali Meraksa Aji.
Akreditasi akan diperoleh, setelah Puskesmas dinilai oleh pihak eksternal yaitu Komisi akreditasi FKTP yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI, bahwa puskesmas tersebut sudah memenuhi standart akreditasi FKTP.
“Untuk saat ini, persiapan akreditasi yang dilakukan sudah sampai pada tahap implementasi, dimana ketiga puskesmas yang menjadi target akreditasi tahun ini di Tulang Bawang sudah melakukan perubahan-perubahan dan perbaikan sesuai tuntutan standart akreditasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Tulang Bawang, dr. Herry Novrizal dalam informasinya yang disampaikan ke Dinas Komunikasi dan Informatika Tulang Bawang, Selasa (18/9).
Menurutnya, untuk memaksimalkan proses akreditasi, Dinas Kesehatan juga telah membentuk tiga Tim Pendamping yang terdiri dari 9 orang terlatih, yang bertugas melaksanakan pendampingan bagi tiga puskesmas tersebut.
“Pendampingan ini kita laksanakan seminggu sekali dengan memfasilitasi dan mengawasi secara langsung kegiatan yang dilaksanakan oleh puskesmas, sehingga bisa memastikan bahwa unsur administrasi managemen puskesmas, penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat dan penyelenggaraan upaya kesehatan perorangan berjalan dengan baik mengacu pada standar akreditasi,” jelas dr. Herry.
Dari jumlah 19 Puskesmas yang ada, Dinas Kesehatan Tulang Bawang menargetkan 3 Puskesmas dapat terakreditasi pada tahun 2016, kemudian berlanjut tahun 2017 sebanyak 8 Puskesmas, tahun 2018 sebanyak 6 Puskesmas, dan sisanya 2 Puskesmas diharapkan selesai pada tahun 2019.
Untuk mewujudkan pelaksanaan akreditasi seluruh puskesmas, dijelaskan dr. Herry Novrizal, bahwa Dinas Kesehatan Tulang Bawang juga terus berupaya untuk mengatasi sejumlah kendala yang ada, seperti terbatasnya jumlah dan jenis SDM yang berkompeten dalam pengelolaan program di Puskesmas, maupun keberadaan sarana prasarana gedung puskesmas bangunan lama yang sudah sangat jauh dari standart yang ditetapkan Permenkes Nomor 75 tahun 2014.
“Menjadi tugas sangat berat bagi Dinas Kesehatan Tulang Bawang untuk memfasilitasi akreditasi Puskesmas yang jumlahnya 19 unit. Untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan dan peran aktif semua pihak, baik jajaran tenaga kesehatan sendiri, maupun unsur terkait dan masyarakat. Ke depan kami juga berharap agar pemerintah dapat memperioritaskan anggaran kesehatan untuk akreditasi puskesmas, serta pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan yang dibutuhkan di Puskesmas, agar proses akreditasi dapat berjalan lancar dan sukses,” tandas Kepala Dinas Kesehatan Tulang Bawang, dr. Herry Novrizal. (mctuba/feri/gusti/Kus)