Jakarta, InfoPublik – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengakui skuad Garuda berpotensi belum tampil maksimal pada pertandingan pembuka FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Singapura. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian besar pemain sudah cukup lama tidak bermain bersama dalam satu tim.
John Herdman menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers menjelang pertandingan Indonesia melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Menurut John Herdman, prioritas tim pada pertandingan pertama adalah membangun kembali koneksi antarpemain sekaligus menerapkan kerangka taktik yang telah disiapkan tim pelatih.
Kelompok pemain yang dipersiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026 disebut sudah sekitar tiga bulan tidak bermain bersama. Karena itu, proses membangun koordinasi menjadi salah satu perhatian utama sebelum menghadapi Singapura. “Saya pikir target untuk mengawali pertandingan besok adalah seperti yang saya katakan. Kelompok pemain ini sudah tiga bulan tidak bermain bersama, jadi tugas mereka adalah membangun koneksi dengan cepat berdasarkan kerangka taktik kami,” ujar Herdman.
Kondisi tersebut berbeda dengan skuad Indonesia ketika mengikuti Piala AFF atau ASEAN Championship 2026. Pada turnamen tersebut, komposisi Garuda lebih banyak diisi pemain yang berkompetisi di kompetisi domestik.
Satu hal, pelatih John Herdman mengatakan atmosfer internal tim tetap positif. Para pemain dinilai mampu beradaptasi dan membangun kebersamaan dalam waktu relatif singkat.
Namun, ia mengingatkan pemain untuk tidak terburu-buru atau frustrasi apabila koordinasi di lapangan belum langsung berjalan sempurna. “Namun sekarang mereka juga harus menghilangkan rasa kaku setelah lama tidak bermain bersama. Mereka tidak boleh frustrasi dengan potensi kekakuan yang muncul ketika sebuah tim tidak bermain bersama dalam waktu tertentu,” kata John Herdman.
Menurut Herdman, para pemain juga harus tetap menjalankan peran masing-masing selama pertandingan. Fokus tersebut diperlukan agar identitas permainan Indonesia tetap terlihat ketika menghadapi Singapura. “Seperti yang terus saya katakan, ini adalah kami melawan kami sendiri. Jika kami bisa mencapai level permainan kami, saya pikir talenta yang ada di sini seharusnya cukup,” katanya.
Pelatih asal Inggris itu juga meminta pemain mampu mengelola situasi selama pertandingan pertama. Ia menilai membangun kembali sebuah tim setelah jeda panjang membutuhkan proses. “Anda tidak bisa mengumpulkan sebuah tim setelah tiga bulan dan berharap mereka langsung bermain seperti Rolls-Royce. Akan ada sedikit kekakuan dalam beberapa momen dan kami harus melewatinya,” ujarnya.
Pertandingan melawan Singapura menjadi laga pertama Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda tergabung di Grup A Divisi 1 bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Seluruh pertandingan fase grup Indonesia akan berlangsung di SUGBK, Jakarta. Status sebagai tuan rumah memberikan kesempatan kepada skuad Garuda menjalani tiga pertandingan fase grup di hadapan pendukung sendiri.
Setelah menghadapi Singapura pada Jumat (25/9/2026), Indonesia dijadwalkan bertemu Malaysia pada Senin (28/9/2026).
Garuda kemudian menutup fase grup dengan menghadapi Bangladesh pada Kamis (1/10/2026).
Tiga pertandingan tersebut menjadi rangkaian awal bagi skuad asuhan John Herdman untuk menentukan posisi akhir di Grup A. Berdasarkan format FIFA ASEAN Cup 2026, juara grup berhak melaju ke final Divisi 1.
Sementara itu, runner-up Grup A akan bertemu runner-up Grup B dalam pertandingan perebutan tempat ketiga yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026.
Dengan 21 pemain yang telah mengikuti latihan di Jakarta dan dua pemain lainnya bergabung setelah menyelesaikan kewajiban bersama klub, tim pelatih terus mematangkan koordinasi dan strategi menjelang pertandingan pertama.
John Herdman menempatkan proses membangun kembali koneksi antarpemain sebagai salah satu perhatian utama. Bagi Indonesia, pertandingan melawan Singapura sekaligus menjadi kesempatan untuk mulai membangun konsistensi permainan dalam turnamen dengan format baru tersebut.
Dukungan publik di SUGBK juga akan mengiringi langkah awal Garuda pada FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia selanjutnya akan menjalani pertandingan kedua melawan Malaysia dan laga terakhir fase grup menghadapi Bangladesh.