Jakarta, InfoPublik - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono menegaskan bahwa perluasan akses dan peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci dalam menyiapkan manusia Indonesia unggul.
Menko PMK Sugiono saat mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026), mengapresiasi minat para siswa terhadap bidang sains, tekhnologi, rekayasa, dan matematika (science, technology, engineering, and mathematics/STEM).
Melalui keterangan resmi yang diterima InfoPublik, Kamis (15/10/2026), ia menjelaskan penguasaan ilmu pengetahuan dan tekhnologi merupakan salah satu aspek penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan zaman dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. "Sebagian besar tadi yang saya temui adalah siswa-siswi yang berkecimpung di dunia STEM. Ini merupakan sesuatu yang membanggakan karena kita paham sejatinya keberhasilan sebuah negara, kebesaran sebuah negara juga ditentukan dari bagaimana negara tersebut bisa menguasai tekhnologi," ungkap Sugiono.
Sugiono menjelaskan, penyiapan generasi muda berkualitas menjadi bagian penting dari transformasi bangsa yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Upaya tersebut mencakup perluasan akses pendidikan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pendidikan berkualitas.
Sekolah Unggul Garuda merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat mutu pembelajaran dan mengembangkan potensi peserta didik.
Program ini mencakup dua skema, yakni Sekolah Garuda Transformasi yang meningkatkan kualitas satuan pendidikan yang telah ada dan Sekolah Garuda Baru yang dibangun dari awal dengan konsep berasrama.
Saat ini, sebanyak 47 sekolah dan madrasah telah bergabung dalam skema Sekolah Unggul Garuda Transformasi, sementara empat Sekolah Garuda Baru dikembangkan di wilayah dengan akses pendidikan terbatas, yakni Nusa Tenggara Timur, Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Utara. Dengan demikian, total terdapat 51 sekolah dan madrasah dalam kedua skema tersebut.
Pemerintah menargetkan terbentuknya 100 Sekolah Unggul Garuda pada 2029, terdiri atas 80 sekolah transformasi dan 20 sekolah baru. Pengembangan program ini diarahkan untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas dan menyiapkan generasi muda unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut disampaikan Kunjungan ini merupakan bagian dari peninjauan pelaksanaan program Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT), yang diikuti MAN 4 Jakarta untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan mengembangkan potensi peserta didik. "Sebuah kebanggaan bagi saya untuk bisa ada di sini menyaksikan proses tersebut dilaksanakan di MAN 4 ini," ujar Menko PMK, Sugiono.