Jakarta, InfoPublik — Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Sukabumi dalam memperkuat kegiatan keagamaan masyarakat melalui Khatam Akbar Komunitas Tilawah 30 Juz dan peluncuran Gerakan 1 Juta Wakaf Al-Qur’an.
Dukungan tersebut disampaikan Menag saat menerima Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Sukabumi Andi Rahman beserta jajaran di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Kegiatan Khatam Akbar dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli 2026 dan diperkirakan diikuti sekitar 10 ribu peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Menurut Menag, kegiatan keagamaan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas memiliki nilai strategis dalam memperkuat karakter generasi muda sekaligus memperkokoh kehidupan sosial keagamaan di tengah masyarakat.
"Kami tentu mendukung kegiatan ini. Indonesia merupakan salah satu episentrum Islam dunia. Karena itu, kegiatan-kegiatan keagamaan yang positif seperti ini perlu terus didorong dan diperkuat," ujar Menag.
Nasaruddin menilai Jawa Barat memiliki modal sosial dan budaya keagamaan yang kuat untuk mengembangkan berbagai gerakan berbasis Al-Qur’an yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurutnya, penguatan nilai-nilai keagamaan melalui aktivitas yang konstruktif menjadi salah satu langkah penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini.
"Acara seperti ini sangat baik, terutama di Jawa Barat yang memiliki tradisi dan kultur keagamaan yang kuat. Salah satu cara paling efektif untuk menyelamatkan karakter generasi muda adalah melalui kegiatan-kegiatan positif yang mampu mendekatkan mereka dengan nilai-nilai agama," katanya.
Menag berharap gerakan yang tumbuh dari Kabupaten Sukabumi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghadirkan program-program serupa yang memperkuat literasi Al-Qur’an, memperluas syiar Islam, dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
"Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi kabupaten dan kota lainnya di Indonesia," lanjutnya.
Khatam Akbar Komunitas Tilawah 30 Juz yang digagas GPII Sukabumi telah menjadi agenda tahunan yang mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Selain menghadirkan ribuan peserta, kegiatan tahun ini juga membawa misi sosial melalui peluncuran Gerakan 1 Juta Wakaf Al-Qur’an yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap mushaf Al-Qur’an.
Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut karena dinilai memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat.
"Pemerintah daerah siap mendukung dan mensupport kegiatan ini karena sudah menjadi agenda tahunan. Kami melihat dampaknya sangat positif. Setelah program ini dilaksanakan tahun lalu, tingkat kerukunan antarwarga menjadi jauh lebih baik," ujar Andi.
Mempererat Hubungan Sosial dan Keberagaman
Menurutnya, kegiatan berbasis Al-Qur’an tidak hanya memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat, tetapi juga mampu menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun semangat kebersamaan di tengah keberagaman.
Ia berharap pelaksanaan Khatam Akbar tahun ini dapat semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperluas partisipasi publik dalam berbagai kegiatan keagamaan yang membawa manfaat sosial.
Penyelenggaraan Khatam Akbar dan Gerakan 1 Juta Wakaf Al-Qur’an sejalan dengan Asta Cita pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, dan berdaya saing. Program ini juga mendukung upaya memperkokoh harmoni sosial, memperkuat moderasi beragama, serta membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan produktif.
Dengan dukungan Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan berbagai elemen masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperluas literasi Al-Qur’an, mempererat persaudaraan, serta memperkuat fondasi moral generasi muda menuju Indonesia yang maju dan berkeadaban.