Nakhon Ratchasima, InfoPublik — ASEAN Para Games ke-13 Tahun 2025 di Thailand resmi dibuka pada Selasa (20/1/2026) malam di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima. Dari total kawasan yang berhasil dikuasai kembali, sekitar 900 ribu hektare ditetapkan sebagai kawasan hutan konservasi. Ratchasima. Atlet para angkat berat Indonesia, M. Mabruk Arib Dzaky, mendapat kehormatan memimpin defile kontingen Indonesia dengan membawa Bendera Merah Putih.
Upacara pembukaan menjadi penanda dimulainya kompetisi olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara tersebut. Momen ini sekaligus menjadi pengalaman perdana bagi Mabruk Arib mengikuti ASEAN Para Games. “Saya bersyukur, senang, dan bangga. Ini pengalaman pertama saya ikut pembukaan ASEAN Para Games. Bajunya juga bagus sekali,” ujar Mabruk Arib, atlet kelahiran 29 Februari 2004 asal Kalimantan Barat dalam siaran persnya yang diterima InfoPublik, Rabu (21/1/2026).
Dalam defile, Mabruk tampil mengenakan busana adat Nusa Tenggara Timur (NTT), didampingi dua atlet putri para tenis meja Indonesia, Agustiningsih dan Sri Wahyuni, yang masing-masing mengenakan busana adat NTT dan Bali. Kontingen Indonesia diikuti perwakilan atlet dari 18 cabang olahraga, dengan seragam dominasi warna putih dan biru.
Sri Wahyuni mengaku bangga terpilih tampil dalam defile pembukaan. “Saya senang sekali bisa terpilih. Ini pertama kali saya ikut pembukaan. Hari ini saya memakai baju adat Bali, sangat bagus,” ujarnya.
Upacara pembukaan turut dihadiri Ketua NPC Indonesia Senny Marbun, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Reda Manthovani, serta jajaran pengurus NPC Indonesia. Sebelum defile dimulai, seluruh hadirin melakukan hening cipta untuk mendoakan Queen Sirikit.
Anggota Tim CdM Indonesia Dedy Irwan Virantama menegaskan bahwa penampilan kontingen Indonesia merepresentasikan kekayaan budaya nasional. “Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia kaya budaya, sarat filosofi persatuan, dan siap tampil sebagai yang terbaik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kesiapan atlet Indonesia berada pada kondisi optimal. “Atlet sudah beradaptasi dengan lingkungan dan venue pertandingan, serta siap menjemput prestasi,” tambahnya.
ASEAN Para Games 2025 Thailand mengusung motto “Create Pride Together”, yang menekankan nilai kebersamaan dan kebanggaan kolektif. Upacara pembukaan resmi dibuka oleh Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, ditandai dengan pertunjukan tari massal, nyanyian, permainan cahaya laser dan LED, serta kembang api.
Rangkaian acara ditutup dengan pawai obor estafet dan penyalaan obor di tengah stadion sebagai simbol semangat persatuan dan inklusivitas olahraga disabilitas Asia Tenggara.