Jakarta, InfoPublik — Pemerintah menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui kebijakan penghargaan bagi atlet berprestasi. Penyaluran bonus kepada atlet dan pelatih peraih medali SEA Games 2025 Thailand, termasuk kepada atlet triathlon putri Martina Ayu Pratiwi, menjadi wujud nyata keberpihakan negara terhadap pembangunan manusia Indonesia yang kompetitif dan berkarakter.
Kebijakan pemberian bonus ini sejalan dengan Asta-Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada agenda penguatan kualitas manusia Indonesia, pembangunan generasi muda unggul, sehat, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat global. Melalui olahraga, negara tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun etos disiplin, daya juang, dan keteladanan.
Martina Ayu Pratiwi, yang berhasil meraih lima medali emas dan dua perak, mengaku bersyukur atas perhatian negara terhadap perjuangan atlet. Menurutnya, bonus tersebut menjadi bukti bahwa prestasi olahraga mendapat tempat strategis dalam kebijakan nasional.
“Alhamdulillah, bonus ini menjadi motivasi besar. Ini menunjukkan negara hadir dan menghargai kerja keras atlet,” ujar MartinaMartina di Jakarta, Jumat! (9/1/2026).
Ia menuturkan, bonus yang diterimanya akan dimanfaatkan untuk investasi masa depan dan membantu keluarga. Langkah tersebut mencerminkan dampak berantai dari kebijakan penghargaan atlet, tidak hanya bagi individu, tetapi juga kesejahteraan keluarga dan lingkungan sosial.
“Bonus ini saya tabung untuk investasi ke depan dan membantu orang tua. Saat ini juga digunakan untuk renovasi rumah keluarga,” katanya.
Menteri Pemuda dan Olahraga menegaskan bahwa penghargaan kepada atlet bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi bagian dari ekosistem pembinaan olahraga nasional yang berkelanjutan. Pemerintah ingin memastikan bahwa atlet memiliki jaminan masa depan sehingga dapat fokus pada peningkatan prestasi dan regenerasi atlet muda.
Kebijakan ini juga menjadi instrumen strategis dalam mendorong sport industry dan sport development nasional, sekaligus memperkuat posisi olahraga sebagai sektor pendukung pembangunan ekonomi dan karakter bangsa. Dukungan negara diharapkan memacu lahirnya lebih banyak atlet berprestasi dari berbagai daerah.
Ke depan, Martina menargetkan Asian Games dan Olimpiade sebagai sasaran berikutnya. Ia menilai dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi performa atlet Indonesia di level internasional.
“Target jangka panjang tentu Olimpiade. Dukungan seperti ini membuat kami semakin yakin dan terpacu untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Pemerintah menilai keberhasilan atlet seperti Martina Ayu Pratiwi merupakan cerminan keberhasilan kebijakan pembinaan SDM unggul berbasis prestasi, disiplin, dan daya saing. Olahraga diposisikan sebagai sarana strategis untuk mewujudkan Indonesia maju, sehat, dan berprestasi, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita pembangunan nasional.