Jakarta, InfoPublik - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan pemerintah mewujudkan cita-cita almarhum Affan Kurniawan yang ingin menyediakan rumah layak bagi keluarga tercinta melalui penyerahan rumah subsidi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (1/9/2025).
Mendagri Tito Karnavian menyebutkan, rumah itu dipilih langsung oleh ibunda almarhum, sehingga diharapkan menjadi hunian yang nyaman bagi keluarga.
Menurutnya, pemberian rumah ini menunjukkan kehadiran negara di tengah kedukaan keluarga. “Memang tidak bisa dibandingkan dengan kehadiran almarhum, namun setidaknya cita-cita beliau untuk menyiapkan rumah bagi keluarga tercinta bisa terlaksana,” kata Tito melalui keterangan resmi, Senin (1/9/2025).
Menteri Tito juga mendoakan agar almarhum memperoleh ampunan dan ditempatkan di sisi Allah SWT, serta keluarga diberi ketabahan menghadapi musibah. “Kami semua mendoakan almarhum wafat dalam keadaan syahid dan husnul khatimah,” ujar Mendagri.
Menurut dia, pemerintah tidak hanya menyampaikan belasungkawa, melainkan juga memastikan ada langkah nyata yang langsung dirasakan keluarga korban. “Pemerintah hadir bukan hanya dengan ucapan belasungkawa, tapi juga tindakan nyata yang kini diwujudkan dalam bentuk rumah ini,” katanya.
Penyerahan rumah dilakukan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait disaksikan Mendagri Tito Karnavia, dan Wakil Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, serta sejumlah pejabat terkait.
Hunian subsidi itu memiliki luas tanah 60 meter persegi dan bangunan 30 meter persegi, terdiri atas dua kamar tidur, ruang keluarga, dan dapur.
Proses administrasi dinyatakan selesai sehingga keluarga dapat segera menempati rumah itu.
Mendagri berharap bantuan rumah tersebut mampu mengurangi beban keluarga, sekaligus menjadi pengingat cita-cita almarhum yang kini terwujud.
“Semoga rumah ini menjadi tempat penuh berkah, membawa kebahagiaan, dan menjadi pengingat cita-cita almarhum yang kini terwujud,” katanya.
Sebelumnya, pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan meninggal dunia akibat kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat saat pembubaran aksi unjuk rasa Kamis (28/8/2025).