Jakarta, InfoPublik – Pemerintah memperluas pengenalan program pendidikan talenta unggul melalui Open House Sekolah Garuda yang digelar serentak di 51 lokasi di Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda Baru tahun ajaran 2027/2028, agar semakin banyak siswa dan orang tua mengenal peluang memperoleh pendidikan berkualitas.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi menyelenggarakan kegiatan tersebut pada Sabtu (17/10/2026), termasuk di SMA Unggul Garuda Baru Bulungan, Kalimantan Utara.
Sebanyak 51 lokasi yang terlibat terdiri atas empat SMA Unggul Garuda Baru di Belitung Timur, Konawe Selatan, Bulungan, dan Timor Tengah Selatan, serta 47 SMA Unggul Garuda Transformasi di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengenal ekosistem Sekolah Garuda, program pengembangan talenta, serta dukungan pendidikan yang disiapkan pemerintah. Sosialisasi tersebut menjadi penting agar peserta didik dari berbagai daerah memiliki informasi yang memadai untuk mempersiapkan langkah pendidikan berikutnya.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, dalam sambutannya secara virtual, menegaskan bahwa SMA Unggul Garuda dirancang untuk mengembangkan potensi generasi muda dari berbagai daerah dan latar belakang.
“Kami ingin mendampingi cita-cita adik-adik siswa dalam mengembangkan kemampuan, mengenal sains dan teknologi, serta membentuk pribadi yang jujur, mandiri, dan peduli terhadap sesama. Ilmu yang dipelajari diharapkan dapat menjadi bekal untuk menciptakan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat,” ujar Brian.
Ia juga mengajak orang tua, guru, dan masyarakat untuk mendukung perkembangan anak dengan memberi ruang bagi mereka mengenali minat dan bakat, mendampingi ketika menghadapi kesulitan, serta menghargai proses belajar yang dijalani.
Di Bulungan, Open House SMA Unggul Garuda Baru turut menampilkan video profil sekolah, paduan suara, pertunjukan taiji, dan permainan alat musik. Berbagai penampilan tersebut menjadi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan potensi sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya dalam lingkungan pendidikan.
Direktur Bina Talenta Sains dan Teknologi Adi Nuryanto menyampaikan bahwa pengembangan SMA Unggul Garuda merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan dan pembinaan talenta unggul nasional.
Menurut Adi, kehadiran sekolah tersebut di Bulungan juga mencerminkan upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, sehingga kesempatan memperoleh pendidikan unggul tidak hanya terpusat di kota-kota metropolitan.
“Membangun SMA Unggul Garuda Bulungan adalah manifestasi keadilan sosial di bidang pendidikan, mematahkan anggapan bahwa sekolah unggulan berstandar dunia hanya ada di kota metropolitan, sekaligus menjadikannya rumah bersama bagi generasi muda berprestasi dari seluruh Indonesia,” kata Adi.
Ia mengingatkan bahwa penguasaan sains dan teknologi perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang jujur, disiplin, rendah hati, dan memiliki kepedulian sosial.
Dalam momentum satu tahun perjalanan Sekolah Garuda yang mengusung tema “Satu Tahun Sekolah Garuda Melahirkan Talenta Unggul untuk Indonesia”, SMA Unggul Garuda Bulungan diharapkan berkembang menjadi pusat keunggulan pendidikan sekaligus mendorong kemajuan daerah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara Hasanuddin, yang mewakili gubernur, mengapresiasi perkembangan sekolah tersebut. Ia menilai keberadaannya dapat memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus mendorong pengembangan riset terapan, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat untuk menjawab tantangan pembangunan di Kalimantan Utara.
Hasanuddin juga menyebut 12 siswa SMP asal Kalimantan Utara yang lolos seleksi dan diterima di SMA Unggul Garuda Baru sebagai bukti potensi generasi muda daerah untuk bersaing di tingkat nasional.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, lanjutnya, berkomitmen mendukung keberlanjutan sekolah dan mengajak orang tua, guru, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
SMA Unggul Garuda dikembangkan melalui dua skema, yakni SMA Unggul Garuda Baru dan SMA Unggul Garuda Transformasi. Program ini berfokus pada pengembangan talenta di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika atau Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), sekaligus mempersiapkan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik.
Dalam rangkaian Open House, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi juga menyosialisasikan program Kemdiktisaintek, memperkenalkan ekosistem SMA Unggul Garuda, serta memberikan informasi PPDB tahun ajaran 2027/2028.
Kegiatan ini turut diisi dengan soft launching Beasiswa Garuda untuk memperkenalkan dukungan pembiayaan pendidikan bagi peserta didik yang memenuhi persyaratan program. Selain itu, diluncurkan buku Sekolah Garuda dan Talenta Sains dan Teknologi sebagai sarana memperkenalkan gagasan dan pengembangan ekosistem talenta unggul kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan membantu siswa dan orang tua memahami pilihan pendidikan serta dukungan yang tersedia. Informasi yang lebih luas juga dapat mendorong peserta didik potensial dari Kalimantan Utara dan wilayah lain untuk mempersiapkan diri mengikuti proses penerimaan sesuai ketentuan.
Melalui penguatan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat, Kemdiktisaintek berupaya memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi sains dan teknologi, membangun karakter, serta meningkatkan daya saing. Upaya ini menjadi bagian dari penyiapan sumber daya manusia Indonesia yang mampu berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembangunan nasional.