Jakarta, InfoPublik – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat strategi pengembangan sumber daya manusia unggul melalui penguatan ekosistem SMA Unggul Garuda Transformasi dan Beasiswa Garuda. Langkah tersebut menjadi bagian dari investasi jangka panjang pemerintah untuk mencetak talenta Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Komitmen itu diwujudkan melalui Orientasi Program SMA Unggul Garuda Transformasi dan Pembekalan Penerima Beasiswa Garuda Gelombang I Tahun 2026 yang digelar di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan bahwa persaingan antarnegara saat ini ditentukan oleh kualitas talenta yang dimiliki. Karena itu, pemerintah menyiapkan ekosistem pendidikan unggul yang mampu melahirkan generasi berdaya saing internasional. "Kita tahu bahwa saat ini pertarungan bangsa-bangsa besar di dunia adalah tentang pertarungan talenta antarbangsa. Kita ingin talenta-talenta bangsa kita mampu menembus pertarungan yang ada di dunia. Adik-adik yang disiapkan melalui Sekolah Garuda maupun Beasiswa Garuda harus menjadi petarung-petarung bangsa kita," ujar Brian.
Brian Yuliarto menjelaskan, SMA Unggul Garuda dan Beasiswa Garuda dirancang sebagai satu kesatuan ekosistem pembinaan talenta yang berkelanjutan, mulai dari jenjang pendidikan menengah hingga perguruan tinggi kelas dunia.
Program tersebut dibangun melalui kolaborasi pemerintah dengan berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri sehingga peserta memperoleh akses terhadap pendidikan berkualitas sekaligus jejaring akademik internasional.
Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan arah Diktisaintek Berdampak, yang menempatkan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi sebagai instrumen untuk melahirkan inovasi, meningkatkan daya saing bangsa, serta menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.
Ia mengingatkan para penerima beasiswa bahwa kesempatan belajar di perguruan tinggi terbaik dunia merupakan investasi besar negara yang harus dibalas melalui kontribusi nyata bagi Indonesia. "Silakan belajar sebanyak-banyaknya dari negara-negara yang sudah maju. Negara memberikan investasi yang sangat besar kepada kalian. Kalian punya tanggung jawab mengembalikannya nanti kepada bangsa kita dalam bentuk kemajuan Indonesia," pesannya.
Memasuki tahun kedua pelaksanaan, Kemdiktisaintek memperluas jangkauan program dengan menambah 30 SMA Unggul Garuda Transformasi pada 2026. Selain itu, sebanyak 379 penerima Beasiswa Garuda Gelombang I Tahun 2026 memperoleh pembekalan sebelum melanjutkan studi sarjana di berbagai perguruan tinggi terbaik dunia.
Kegiatan tersebut juga menjadi forum kolaborasi antara kepala sekolah, tenaga pendidik, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mitra internasional dalam membangun sistem pembinaan talenta nasional yang berkelanjutan.
Talenta Terbaik Bangsa
Adapun, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menilai seluruh peserta merupakan talenta terbaik bangsa yang telah melalui proses seleksi yang kompetitif.
Menurutnya, keberhasilan memperoleh kesempatan belajar tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring global, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin Indonesia pada masa depan.
Untuk itu, Pratikno juga mengajak seluruh sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan melalui Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas Rana) agar setiap talenta dapat berkembang secara optimal.
Dukungan terhadap penguatan ekosistem talenta nasional juga disampaikan Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. Ia mengajak para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terus belajar, berani bermimpi besar, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Menurut Hetifah, DPR RI akan terus mendukung kebijakan yang memperkuat akses pendidikan berkualitas dan pengembangan sumber daya manusia unggul agar semakin banyak generasi muda Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
Melalui penguatan Program SMA Unggul Garuda Transformasi dan Beasiswa Garuda, Kemdiktisaintek terus membangun kolaborasi antara pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, industri, dan mitra internasional. Ekosistem tersebut diharapkan mampu melahirkan talenta unggul, inovator, serta pemimpin masa depan yang menjadi penggerak utama peningkatan daya saing bangsa menuju Indonesia Emas 2045.