Kubu Raya, InfoPublik — Pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi perhatian Himpunan Pengusaha Makanan Bergizi (HIPZI) bersama Satuan Tugas Badan Gizi Nasional (Satgas BGN) Polda Kalimantan Barat (Kalbar).
Kedua pihak mendorong penguatan pengawasan, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta jaminan keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema "Evaluasi Pengelolaan dan Penguatan Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)" yang digelar di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (13/10/2026).
Ketua DPP HIPZI Kalbar, Hidayat, mengatakan pengelolaan dapur SPPG harus mengacu pada regulasi, standar kebersihan, keamanan pangan, dan pemenuhan kualitas gizi agar makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat memenuhi ketentuan.
“Tata kelola dapur yang baik harus didukung dengan pemahaman regulasi, standar operasional, kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas gizi. FGD bukan sekadar diskusi, tetapi harus menghasilkan rekomendasi nyata untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dapur SPPG,” kata Hidayat.
Menurutnya, evaluasi berkala diperlukan untuk mengidentifikasi persoalan dalam operasional dapur SPPG sekaligus memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai ketentuan.
Ketua Pembina HIPZI Kalbar, Yuliansyah, turut menekankan pentingnya kepatuhan seluruh pengelola dapur SPPG terhadap aturan yang berlaku. Ia meminta agar kualitas makanan bagi anak-anak penerima manfaat menjadi perhatian utama.
“Tata kelola MBG di SPPG kita harus mengikuti aturan-aturan dengan memberikan makanan-makanan bergizi kepada anak-anak kita. Kita perlu kerja sama pemerintah daerah dan Forkopimda di 14 kabupaten dan kota di Kalbar,” jelas Yuliansyah.
Ia menilai koordinasi antara pengelola SPPG, pemerintah daerah, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program MBG di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Sementara itu, Ketua Harian DPP HIPZI Kalbar, Rusdi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang telah memfasilitasi kegiatan FGD. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Kubu Raya yang membuka acara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini. Terima kasih juga kepada anggota DPR RI, Yuliansyah, yang telah hadir dan memberikan dukungan. Semoga kegiatan ini menjadi sarana bagi kita untuk terus berkomitmen meningkatkan kualitas dapur SPPG yang ada di Kalimantan Barat,” ujar Rusdi.
Melalui forum tersebut, HIPZI Kalbar berharap koordinasi antara pemerintah daerah, aparat pengawas, dan mitra pelaksana MBG semakin kuat sehingga pengelolaan dapur SPPG dapat memenuhi standar keamanan pangan, kualitas gizi, dan tata kelola yang ditetapkan.
(Ird_diskminfokkr/IKP)