Kubu Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya mengalokasikan anggaran Rp1,5 miliar untuk mendukung keikutsertaan kontingen daerah dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalbar.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa dukungan tersebut tetap diberikan meskipun kondisi fiskal daerah terbatas. Ia meminta anggaran dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan atlet selama mengikuti pertandingan.
Hal itu disampaikan Sujiwo seusai pelepasan kontingen di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (6/11/2026).
“Saya minta kepada KONI dan OPD terkait, anggaran Rp1,5 miliar itu harus benar-benar sampai kepada atlet. Sementara Rp500 juta dialokasikan untuk kebutuhan seragam, atribut, konsumsi, dan keperluan pendukung lainnya,” tegasnya.
Dari total anggaran tersebut, Rp1 miliar dikelola Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kubu Raya, sedangkan Rp500 juta dialokasikan melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar) Kubu Raya.
Selain dukungan anggaran, Sujiwo memastikan pemberian bonus bagi atlet berprestasi. Peraih medali emas akan mendapatkan Rp17,5 juta, medali perak Rp7,5 juta, dan medali perunggu Rp5 juta.
Menurutnya, bonus tersebut merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan atlet yang membawa nama Kubu Raya dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi.
Sujiwo juga meminta seluruh atlet bertanding dengan semangat, menjaga kedisiplinan, serta memperhatikan waktu istirahat, asupan gizi, dan kondisi fisik selama mengikuti pertandingan.
“Bertandinglah dengan baik, jangan ada beban. Turun ke gelanggang dengan penuh keyakinan dan berikan kemampuan terbaik. Setelah berusaha maksimal, kita bertawakal kepada Allah. Apa pun hasilnya, itulah yang terbaik,” pesannya.
Sementara itu, Ketua KONI Kubu Raya, Zulkarnain, mengatakan pihaknya menargetkan kontingen Kubu Raya masuk tiga besar pada Porprov XIV Kalbar.
Target tersebut menjadi tantangan karena pada penyelenggaraan Porprov 2022, Kubu Raya menempati peringkat kedelapan.
Pada ajang tahun ini, Kubu Raya mendaftarkan 729 atlet, 198 pelatih, dan 69 ofisial. Kontingen tersebut mengikuti pertandingan di sejumlah lokasi, antara lain Pontianak, Kubu Raya, Ketapang, Singkawang, dan Melawi.
Zulkarnain menyampaikan bahwa hingga Jumat (6/11/2026), Kubu Raya sementara berada di peringkat pertama dengan perolehan 10 medali emas, sembilan perak, dan 27 perunggu.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih banyak pertandingan yang harus diselesaikan sehingga seluruh atlet perlu mempertahankan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Zulkarnain juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap kebutuhan kontingen dan pemberian bonus bagi atlet berprestasi.
“Pembagian anggaran di KONI dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan berbagai indikator. Sebab, pertandingan tidak hanya berlangsung di Pontianak dan Kubu Raya, tetapi juga di beberapa kabupaten dan kota lainnya,” jelas Zulkarnain.
(Red-DiskominfoKKR/IKP/Editor;ird)