SLEMAN, InfoPublik - Forum Komunikasi UMKM Margoluwih berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta menggelar lokakarya branding berbasis Artificial Intelligence (AI), Selasa (3/11/2026).
Pelatihan digital yang dipusatkan di Aula Kantor Kalurahan Margoluwih ini diikuti oleh 25 pelaku usaha mikro guna mendongkrak daya saing produk di pasar maya.
Peserta tidak sekadar menerima materi teoretis, tetapi langsung mempraktikkan pembuatan desain logo dan pengolahan foto produk melalui pemanfaatan perangkat kecerdasan buatan.
Ketua Forum Komunikasi UMKM Margoluwih, Cut Mutia Founna, menegaskan, penguatan identitas visual menjadi amunisi krusial bagi pelaku usaha akar rumput dalam membangun kepercayaan konsumen.
"Kami ingin UMKM Margoluwih memiliki usaha yang lebih pantas, tidak hanya dari sisi produk, tetapi juga bagaimana mereka membangun identitas dan memperkenalkan usahanya kepada masyarakat," ujar Cut Mutia.
Ia menambahkan, keterampilan meracik konten promosi secara mandiri ini secara otomatis mampu memangkas pengeluaran biaya jasa desain profesional.
Langkah inovatif yang berakar dari implementasi mata kuliah proyek sosial perguruan tinggi ini turut mendapatkan apresiasi penuh dari aparatur desa setempat.
"Sinergi komunitas UMKM, perguruan tinggi, dan pemerintah kalurahan menjadi langkah positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat," tegas Ulu-Ulu Kalurahan Margoluwih, Sutikno.
Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta pelatihan, termasuk pelaku usaha perawatan rumahan Suharti, yang sukses menciptakan aset visual perdana bagi bisnisnya.
"Saya senang sekali sekarang punya logo yang keren dan jadi tahu bagaimana membuat konten yang menarik untuk promosi," tutur Suharti mewakili respons positif pelaku usaha.
Pembekalan teknologi mutakhir ini diproyeksikan mampu melahirkan ekosistem usaha mikro yang tangguh, mandiri, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Pendampingan yang berkelanjutan diyakini sanggup mengantarkan UMKM perdesaan untuk tampil lebih percaya diri dalam menembus ketatnya persaingan ekonomi global. (MC Kab. Sleman/KIM Seyegan/Sutarto Agus)