SLEMAN, InfoPublik - Warga mengikuti Kajian AKRAB (Aqidah Kuat Relasi Aman Bisnis Tenang) bertema keteladanan kisah para nabi di kawasan Omah Katentreman, Kapanewon Turi, Selasa (3/11/2026).
Forum kajian spiritual ini digagas sebagai ruang strategis untuk menggali hikmah perjalanan hidup para utusan Tuhan dan menerapkannya secara langsung pada realitas masa kini.
Pakar Sirah Nabawiyah, Pago Hardian, memaparkan, sejarah kenabian bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan instrumen refleksi yang sangat relevan dengan dinamika persoalan manusia modern.
Kisah para nabi tersebut memuat tuntunan nyata untuk mengatasi berbagai kegelisahan saat menghadapi masa depan serta cara mempertahankan prinsip di tengah pusaran perubahan zaman.
Pago mencontohkan perjalanan hidup Nabi Ayub yang sarat akan penderitaan fisik dan ketangguhan Nabi Yusuf yang berhasil meraih kedudukan tinggi berkat kesabarannya.
"Ketika kita mempelajari sirah, kita sedang belajar cara Allah merawat hati para kekasih-Nya, maka saat ujian hidup terasa berat, ingatlah bahwa Nabi Ayub disembuhkan dan Nabi Yusuf diangkat derajatnya," ungkap Pago.
Keteladanan sejarah kenabian ini diharapkan mampu menjadi bekal utama bagi masyarakat dalam merespons ragam konflik di lingkungan keluarga, pekerjaan, maupun interaksi sosial.
Kesabaran, kejujuran, dan keteguhan iman menuntut pengejawantahan melalui tindakan nyata, alih-alih sekadar berakhir sebagai narasi lisan di majelis ilmu. (MC Kab. Sleman/KIM Tempel/SBD)